KA Kahuripan Dukung Mobilitas Masyarakat dan Pergerakan Ekonomi di Jalur Selatan Jawa

Gerbong Kereta Api (KA) Kahuripan. )dok. istimewa)
Bagikan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus menghadirkan layanan transportasi publik yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengoperasian Kereta Api Kahuripan, kereta api kelas ekonomi bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) dengan relasi Kiaracondong – Blitar (pergi pulang/pp) yang melayani jalur selatan Pulau Jawa.

Vice President Corporate Communication Anne Purba menyatakan bahwa KA Kahuripan berperan strategis dalam mendukung mobilitas antardaerah dan memperlancar aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Jawa.

“KA Kahuripan membantu masyarakat menjangkau berbagai pusat kegiatan dengan biaya terjangkau. Layanan ini digunakan untuk kebutuhan perjalanan kerja, pendidikan, kunjungan keluarga, dan wisata, sehingga mendukung kelancaran aktivitas sehari – hari masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 – 2025, wilayah Jawa Barat bagian Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menunjukkan dinamika mobilitas penduduk yang konsisten.

Pergerakan tersebut didorong oleh aktivitas ekonomi regional, distribusi pusat pendidikan dan perkembangan sektor pariwisata domestik.

Dalam konteks ini, keberadaan kereta api PSO menjadi faktor penting dalam menjaga keterhubungan wilayah secara efisien dan terjangkau.

Anne menjelaskan bahwa jalur Selatan Jawa memiliki peran tersendiri dalam struktur ekonomi regional.

Banyak daerah di lintas ini bertumpu pada sektor perdagangan lokal, pertanian, Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) dan pariwisata berbasis alam, serta budaya.

Akses transportasi yang terjangkau mendukung kelancaran arus masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi dan destinasi wisata di sekitar stasiun – stasiun pemberhentian.

“Kereta api memberi kepastian waktu perjalanan, kapasitas angkut yang besar, serta biaya yang lebih terjangkau. Hal ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mendorong perputaran ekonomi lokal di sekitar wilayah stasiun,” jelas Anne.

Selain aspek ekonomi, KA Kahuripan juga memiliki nilai sosial yang kuat. Layanan ini menghubungkan kota – kota besar dengan daerah menengah dan kecil di jalur Selatan Jawa, sehingga memperluas akses transportasi publik bagi berbagai lapisan masyarakat.

Keterhubungan tersebut mendukung pemerataan akses perjalanan antardaerah dan menjaga kesinambungan interaksi sosial.

Sebagai bagian dari layanan PSO, KAI memastikan operasional KA Kahuripan berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan.

Pengelolaan perjalanan dilakukan secara terukur agar mobilitas masyarakat tetap berlangsung aman dan tertib.

“Melalui pengoperasian KA Kahuripan, KAI berkomitmen mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, sekaligus memperkuat pergerakan sosial dan ekonomi di jalur selatan Jawa,” tutur Anne. B

 

 

Komentar

Bagikan