InJourney Proyeksikan 9 Juta Penumpang Arus Mudik Lebaran 2026 Melalui Udara

Para penumpang tengah mengurus dokumen keberangkatandi bandara. (dok. kemenhub)
Bagikan

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) memproyeksikan jumlah penumpang pesawat udara selama periode mudik Lebaran 2026 akan mendekati angka 9 juta orang.

Menurut Direktur Utama InJourney Muhammad Rizal Pahlevi, angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 8,8 juta penumpang.

“Tahun lalu, jumlah penumpang mencapai 8,8 juta dan tahun ini kami prediksi hampir 9 juta penumpang,” jelasnya di Jakarta.

Dia menuturkan, kenaikan jumlah penumpang didorong oleh pertumbuhan industri penerbangan dan pembukaan sejumlah rute baru, baik domestik maupun internasional.

“Beberapa analisis juga menunjukkan maskapai akan tumbuh dengan feed sekitar 2%, termasuk adanya rute – rute baru yang masuk ke Indonesia,” ungkap Rizal.

Dia menegaskan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya berasal dari pergerakan penumpang domestik, tetapi juga dari strategi mendorong masuknya wisatawan mancanegara melalui penguatan jaringan penerbangan internasional.

“Tidak hanya rute domestik, kami juga mengampanyekan bagaimana wisatawan asing bisa masuk ke Indonesia melalui penambahan armada dan konektivitas penerbangan,” ujarnya.

Rizal menambahkan, berdasarkan data InJourney Airports yang mencakup seluruh sektor penerbangan, tren kenaikan jumlah penumpang udara mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara.

Seiring dengan lonjakan penumpang tersebut, InJourney Airports memastikan kesiapan operasional bandara tidak hanya dari sisi keselamatan penerbangan, melainkan juga dari kualitas layanan bagi pengguna jasa.

“Ingin kami pastikan bahwa tidak hanya masalah operasional yang harus aman, InJourney Airport memastikan melayani penerbangan, artinya pelayanan akan harus dirasakan oleh pengunjung dan pengguna jasa bandar udara,” tegasnya. B

Komentar

Bagikan