
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Mandalika menjelang pagelaran MotoGP 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi kebakaran tidak mengganggu penyelenggaraan maupun kedatangan penonton.
Menurut Senior Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola kawasan terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai hambatan, termasuk karhutla.
“Kalau untuk kebakaran lahan tentunya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk bagaimana mengatasi hal tersebut, tapi tentunya hal ini tidak menghambat persiapan kami dalam menyongsong perhelatan MotoGP 2026 karena ini akan menjadi sebuah event, sudah menjadi sebuah event signature national branding Indonesia di mata dunia,” ujar Yudhistira di Kantor InJourney, Jakarta.
Dia menjelaskan, pihaknya akan melakukan berbagai langkah yang diperlukan untuk memastikan penyelenggaraan MotoGP 2026 berjalan lancar.
Menurutnya, koordinasi akan diperketat agar ketika penonton tiba di Mandalika, tidak ada kekhawatiran maupun gangguan akibat kondisi karhutla.
“Ada koordinasi dengan pemda, kita terus berkoordinasi untuk bagaimana mempersiapkan itu semua termasuk mengantisipasi adanya beberapa hambatan-hambatan tadi seperti disampaikan kebakaran lahan dan lain – lain,” tuturnya.
Yudhistira menyebutkan bahwa persiapan juga mencakup koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi kawasan tetap mendukung penyelenggaraan MotoGP.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan di tengah ancaman karhutla di NTB. Sebanyak 600 personel Polisi Kehutanan (Polhut) disiapkan untuk mengantisipasi kebakaran di kawasan Gunung Rinjani hingga perbukitan sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) juga memantau titik panas menggunakan sistem SiPongi dan berkoordinasi dengan Masyarakat Peduli Api.
Langkah ini diperkuat setelah sekitar 5.000 hektare lahan di NTB dilaporkan terbakar sejak Januari hingga pekan pertama Agustus 2026.
Di sisi lain, Yudhistira menambahkan, MotoGP juga memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia.
Dia menuturkan, gelaran pada tahun 2025 menghasilkan economic impact sebesar Rp4,9 triliun dan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.
InJourney juga meminta maskapai Garuda Indonesia menambah penerbangan tambahan pada pekan MotoGP untuk memperbanyak pilihan penerbangan menuju Lombok.
“Persiapan MotoGP kita sekarang sudah bersiap untuk MotoGP 2026, kami juga sudah meminta kepada Garuda untuk menambah extra flight supaya nanti di minggu MotoGP itu penerbangan ke sana ke Mandalika juga mudah, ada banyak pilihan,” tuturnya. B



