
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meresmikan dua paket preservasi atau pemeliharaan jalan, yaitu ruas jalan Parakan (Temanggung) – Patean (Kendal) dan ruas Jalan Wonosobo – Dieng (Banjarnegara).
Peresmian dipusatkan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, baru – baru ini.
Kedua ruas jalan tersebut merupakan jalan penguat perekonomian dan wisata, karena dua ruas jalan itu berada di antara wilayah strategis.
Satu ruas menghubungkan Temanggung – Kendal, satu lagi menghubungkan masyarakat ke destinasi wisata di kawasan Dieng.
Secara rinci, paket preservasi Jalan Parakan – Patean mencakup ruas sepanjang 4 kilometer, dengan biaya Rp15,29 miliar.
Sementara itu, paket preservasi Jalan Wonosobo – Dieng mencakup ruas sepanjang 3,925 kilometer, dengan biaya Rp9,75 miliar.
Kedua paket tersebut dikerjakan mulai Juli – Desember 2025. Penanganan berupa pelapisan ulang atau overlay dua lapis dan pengerasan bahu jalan.
“Jalan ini bagian dari 2.440,12 kilometer jalan provinsi, yang telah ditingkatkan menjadi mantap untuk digunakan,” kata Luthfi.
Pemantapan jalan milik provinsi tersebut adalah salah satu upaya pemenuhan layanan dasar masyarakat.
Selain memudahkan konektivitas antarwilayah, perawatan ini juga memastikan seluruh jalan provinsi memberikan jaminan keamanan dan keselamatan, saat dilalui pengguna jalan.
“Jalan provinsi harus bisa memberikan keselamatan lalu lintas, dan menghubungkan perekonomian masyarakat seluruh kabupaten/kota, serta bagian membentuk perekonomian baru untuk swasembada pangan,” jelasnya.
Maka, Gubernur Luthfi meminta agar dilakukan check and recheck seluruh kondisi jalan milik provinsi, termasuk kabupaten/kota, apalagi sebentar lagi akan digunakan untuk arus mudik – balik Lebaran 2026.
“Jawa Tengah adalah pusat dari arus mudik nanti. Jadi pastikan semua jalan dalam kondisi mantap, jangan sampai ada komplain dari publik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ngadirejo Muhammad Abdillah Al Kafi menyampaikan terima kasih atas perbaikan jalan yang sudah dilakukan.
Hal itu sangat bermanfaat dalam mendukung aktivitas sehari – hari masyarakat di sepanjang ruas Jalan Parakan – Patean tersebut.
“Ini sangat bermanfaat, semoga tahun ini jalan di titik lain juga dibangun, agar semua ikut merasakan pembangunan yang dilakukan,” ugkapnya di hadapan Gubernur Luthfi dan Bupati Temanggung Agus Setyawan.
Tahun lalu, Gubernur Luthfi beserta Bupati Temanggung juga sempat melakukan cek ruas jalan tersebut, tepatnya saat pekerjaan jalan masih berlangsung.
Saat itu, Kepala Desa Congkrang, Sugeng Jumadi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Gubernur Luthfi, yang menanggapi laporan terkait jalan rusak.
Apalagi ruas Jalan Parakan – Patean tersebut merupakan jalan utama bagi masyarakat, untuk menuju pusat kota Kabupaten Temanggung maupun Kabupaten Kendal, terutama untuk masyarakat di wilayah kecamatan Bejen, Candiroto dan sekitarnya.
Jadi, pembangunan jalan diharapkan bisa memperlancar lalu lintas dan meningkatkan perekonomian, karena perjalanan hulu-hilir petani lebih lancar. B



