Ditjen Hubud Gandeng Swasta Bangun Proyek Pengembangan dan Pembangunan Bandara Baru di Singkawang

Usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan dan pengembangan terminal dan sebagian perpanjangan landasan pada Bandara Baru di Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. (dok. kemenhub)

Menyusul PT Gudang Garam membangun Bandar Udara (Bandara) Kediri dengan skema Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi telah mendatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan dan pengembangan terminal dan sebagian perpanjangan landasan pada Bandara Baru di Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (12/9/2023).

Penandatanganan MoU ini dilakukan dengan skema Corporate Social Responsibility (CSR) dan menjadi bentuk peran aktif pemerintah dalam pendanaan kreatif (creative financing) dengan menggandeng swasta untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi akan bertanggung jawab dalam merancang, membangun, dan memelihara terminal Bandara di Singkawang seluas 8.000 m2, yang  tentunya dirancang dengan memenuhi standar keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dan berkolaborasi untuk memastikan desain, tata letak dan infrastruktur operasional terminal bandara selaras dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga :   Bandara Soekarno-Hatta Masuk dalam Daftar 50 Megahub Internasional

“Bandara yang akan dibangun ini diharapkan siap menjadi motivasi bagi peningkatan kegiatan ekonomi di Singkawang dan sekitarnya, seperti meningkatkan pariwisata, mendorong perdagangan, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat,” ujarnya saat penandatangan MoU di Ruang Mulawarman Kantor Kemenhub.

Direktorat Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) akan terus melakukan pengawasan terhadap aspek keselamatan dan keamanan di bandara dan memastikan kepatuhan penuh terhadap standar penerbangan internasional untuk menjamin kesejahteraan semua penumpang, personel, serta pengunjung.

Kristi menyatakan, optimisme yang besar terhadap upaya kolaboratif ini. “Kemitraan dengan PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi ini menandakan langkah penting dalam upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan infrastruktur di Kalimantan Barat,” tegasnya.

Baca juga :   Pembangunan Bandara Dhoho Kediri Jadi Contoh Keterlibatan Swasta Bangun Konektivitas

Bandara yang akan datang ini tidak hanya akan memberikan manfaat masyarakat sekitar Singkawang, tapi juga berfungsi sebagai langkah awal dari kemajuan ekonomi di wilayah Kalimantan Barat.

Direktur Utama PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi Pui Sudarto menuturkan, segera berkomitmen terhadap MoU ini dengan mengedepankan kualitas dan profesionalisme.

Selain itu, memastikan bahwa terminal bandara Singkawang akan berdiri menjadi simbol pertumbuhan ekonomi di wilayah ini dan sekitarnya pada tahun-tahun mendatang.

“Kami merasa terhormat bisa ikut berpartisipasi dalam proyek pembangunan dan pengembangan bandara ini. Semoga penandatanganan kesepakatan bersama ini mampu memajukan infrastruktur penerbangan di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Pui Sudarto.

Komentar