Dirjen Hubdat Kemenhub Tinjau PT Jasuindo Tiga Perkasa

Kunjungan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubdat Kemenhjub) Aan Suhanan ke PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk., produsen dokumen Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe). (dok. hubdatkemenhub)
Bagikan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubdat Kemenhjub) Aan Suhanan melakukan kunjungan kerja ke PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk., produsen dokumen Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan produksi dan memastikan keamanan dokumen BLUe sebagai instrumen penting dalam uji berkala kendaraan bermotor.

Dirjen Aan menegaskan bahwa BLUe merupakan langkah maju dalam modernisasi layanan publik sektor transportasi darat.

“Banyak hal yang perlu kita pelajari bersama. Satu Data adalah fondasi penting dalam pengelolaan transportasi darat. Melalui forum dan pemanfaatan teknologi, Ditjen Perhubungan Darat berkomitmen mewujudkan integrasi data kendaraan bermotor yang selama ini masih tersebar di berbagai lembaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirjen Aan berharap sinergi lintas sektor dapat terjalin, termasuk dengan Jasa Marga dan operator jalan tol.

“Dengan kolaborasi yang sama, data dalam BLUe dapat saling melengkapi, menutup kekurangan, dan menghadirkan satu basis data terpadu,” jelasnya.

Menurut Dirjen Aan, langkah awal menuju Satu Data ini bisa dimulai dari kendaraan yang wajib uji, khususnya kendaraan barang.

Dengan integrasi, kita dapat menghadirkan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan pada akhirnya mendukung peningkatan keselamatan transportasi darat di Indonesia,” jelasnya.

Dengan implementasi BLUe, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) berharap proses uji berkala dapat berjalan lebih transparan, dipantau secara real time, sekaligus memperkuat pengawasan kendaraan bermotor wajib uji.

Sistem ini juga diharapkan mampu menekan praktik pemalsuan dokumen dan pungutan liar.

“Digitalisasi bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk memastikan keselamatan masyarakat. BLUe adalah pintu gerbang menuju transportasi darat yang lebih modern, transparan dan akuntabel,” ungkap Aan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Marketing PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk., Sarah Pamela menuturkan, Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) terus berevolusi sejak tahun 2019 melalui pengembangan smart card, sertifikat dan stiker hologram.

“Tahun 2021 menjadi awal digitalisasi dengan penerapan stiker RFID, tahun 2022 sebagai fondasi Satu Data, kemudian tahun 2023 fokus pada integrasi dan sosialisasi,” tuturnya.

Sementara itu, pada tahun 2024 hingga saat ini merupakan fase inovasi dan peningkatan keamanan dengan implementasi nasional di seluruh balai uji.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Dirjen Perhubungan Darat di Jawa Timur, setelah sebelumnya meninjau Terminal Purabaya dan UPPKB Trosobo, dengan fokus yang sama menghadirkan layanan transportasi darat yang modern, aman dan berbasis digital.

Turut hadir dalam kegiatan kunjungan kerja ini, Direktur PT Jasa Marga Persero Rivan A. Purwantono. Direktur Utama PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. Allan Wibisono, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho, Direktur IT PT JMTO Shandy Maulana Aris, dan Kepala BPTD Kelas II Jawa Timur Bambang Hermanto. B

Komentar

Bagikan