Bandara Siau Tetap Beroperasi

Bandara Siau, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. (Istimewa)
Bagikan

Operasional Bandara Siau di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara tetap beroperasi, meski ada penundaan peresmian bandara tersebut oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (18/3/2021).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, meski Bandara Siau dibatalkan peresmiannya, tapi bandara tersebut tetap dapat beroperasi tanpa menunggu peresmian.

Penundaan peresmian bandara dengan landasan pacu sepanjang 1.325 m x 30 m ini dikarenakan kerusakan di beberapa bagian bangunan bandara akibat cuaca ekstrem.

Kerusakan itu di antaranya atap terminal penumpang yang roboh dan berakibat juga kerusakan parah pada bagian plafon, serta instalasi listrik di gedung terminal Bandara Siau

Cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan dinding kaca alumunium gedung kantor pada sisi yang berhadapan dengan terminal, roboh.

Baca juga :   AP II Dapat Dukungan dari Jamdatun Kejagung Untuk Akselerasi Pemulihan Bisnis

Bandara yang dibangun sejak 2014 ini memiliki taxiway sepanjang 75 m x 15 m, apron seluas 70 m x 60 m, dan gedung terminal seluas 600 m2. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat sejenis ATR-72.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengeluarkan laporan berupa peringatan dini cuaca buruk di wilayah Sulawesi Utara, termasuk seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro pada 14-15 Maret 2021.

BMKG juga menyebutkan bahwa kerusakan Bandara Siau karena terdapat pusat tekanan rendah, pertemuan masa udara (convergence) dan penurunan kecepatan angin signifikan yang menghasilkan awan-awan hujan yang aktif, serta kelembaban udara yang relatif lebat.

Hal ini membuat citra radar pada saat kejadian menunjukan adanya awan-awan konvektif (cumolonimbus). B

Komentar

Bagikan