Bandara Ngurah Rai Layani 595.000 Penumpang Mudik Lebaran 2026

Penumpang tengah keluar dari pintu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. (dok. kemenpar)
Bagikan

Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali mencatat pertumbuhan trafik penumpang sebesar 4% selama 10 hari operasional Posko Angkutan Lebaran 2026.

Sejak dibuka pada 13 – 22 Maret 2026, pintu masuk utama Pulau Dewata ini telah melayani sebanyak 595.000 pergerakan penumpang, baik domestik maupun internasional.

Pertumbuhan positif juga terlihat pada frekuensi penerbangan. Menurut catatan AcehGround, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melaporkan sebanyak 3.623 pergerakan pesawat telah dilayani dalam periode tersebut.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 5% jika dibandingkan dengan periode Posko Angkutan Lebaran 2026 pada tahun sebelumnya.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelayanan selama masa sibuk ini berjalan sesuai standar keamanan dan kenyamanan.

Menurutnya, pihak pengelola terus memantau setiap aspek operasional guna memastikan mobilitas pemudik tidak terhambat.

“Di tengah pertumbuhan trafik selama periode Angkutan Lebaran ini, kami selaku pengelola bandara berkomitmen senantiasa menghadirkan layanan yang optimal kepada seluruh pengguna jasa selama periode sibuk ini. Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan, kebandarudaraan dan layanan kepada seluruh pengguna jasa bandara berjalan lancar, optimal, serta aman,” jelas Nugroho.

Data internal menunjukkan bahwa puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026.

Pada hari tersebut, tercatat ada 71.442 pergerakan penumpang dengan total 412 pergerakan pesawat udara. Sementara itu, manajemen bandara kini tengah bersiap menghadapi gelombang kepulangan wisatawan dan pemudik.

“Kami memproyeksikan untuk puncak pergerakan arus balik akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret lalu dengan proyeksi 73.000 penumpang,” ungkapnya.

Terkait dengan rute penerbangan, terdapat beberapa destinasi yang mendominasi pergerakan di Bandara Ngurah Rai selama 10 hari terakhir, di antaranya Rute Domestik Terpopuler, yakni Tangerang (CGK), Surabaya (SUB) dan Lombok Praya (LOP).

Selain itu, ada Rute Internasional Terpopuler, yaitu Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL) dan Perth (PER).

Hingga 22 Maret 2026, pengelola bandara telah merealisasikan 104 penerbangan tambahan (extra flights) dari total 144 permohonan yang diajukan maskapai.

Rute – rute yang paling banyak mendapatkan tambahan jadwal terbang meliputi Denpasar – Tangerang pergi pulang (pp), Denpasar – Surabaya pp dan Denpasar – Semarang pp.

Selain fokus pada teknis penerbangan, manajemen InJourney Airports juga menghadirkan suasana khas Lebaran melalui berbagai aktivasi.

Pada 14 Maret lalu, penumpang yang tiba diberikan kejutan berupa hampers di area pengambilan bagasi. Selain itu, pertunjukan Middle East Dance turut memeriahkan terminal domestik dan internasional pada 20 Maret.

“Tidak hanya memastikan kelancaran operasional penerbangan dan kebandarudaraan, kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman tak terlupakan kepada seluruh pengguna jasa bandara menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Nugroho.

Menurutnya, tentunya hal ini menjadi salah satu dari komitmen layanan untuk menghadirkan customer experience yang berkesan dan untuk memeriahkan suasana menjelang Lebaran 2026 di bandara.

Peningkatan trafik ini memberikan dampak signifikan bagi sektor pariwisata Bali, mengingat tingginya volume kunjungan selama libur panjang Idulfitri.

Kelancaran arus transportasi udara menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah yang sangat bergantung pada sektor jasa dan pelancongan. B

 

 

Komentar

Bagikan