Bandara Kuala Pembuang Melayani Penerbangan ke Banjarmasin dan Palangkaraya

Aktivitas penumpang di Bandara Kuala Pembuang. (dok. instagram)

Jumlah penumpang yang terlayani Bandara Kuala Pembuang, yang berada di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkat, terutama untuk rute penerbangan ke Banjarmasin dan Palangkaraya.

Tercatat pada Rabu, 5 Juni 2024, dalam Instagram Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Kuala Pembuang, ada penerbangan dari dan ke bandara yang memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1.200 meter x 30 meter ini.

Ada 14 orang yang menggunakan pelayanan penerbangan Susi Air pada periode tersebut dari Bandara Kuala Pembuang menuju ke Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pergi pulang (pp).

Jumlah penumpang pada periode 5 Juni 2024, terdata ada 19 orang untuk penerbangan dari Bandara Kuala Pembuang ke Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pp.

Penerbangan perintis dengan maskapai Susi Air dari Bandara Kuala Pembuang ke Banjarmasin dan ke Palangkaraya pp ini terjadwal pada setiap Senin, Rabu dan Jumat.

Usai kasus pandemi Covid-19 yang menurun membuat mobilitas masyarakat kembali normal, bahkan terus meninggi, karena berbagai kegiatan dan event semakin banyak, sehingga banyak orang yang memanfaatkan waktu untuk bepergian.

Baca juga :   Presiden Resmikan Bandara Mentawai

Tidak terkecuali mobilitas masyarakat pengguna transportasi udara di Bandara Kuala Pembuang yang berada di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, yang juga terus meningkat.

Kabandara Kuala Pembuang Muhammad Hariddin menyatakan, setiap tahun pascapandemi, aktivitas bandara Kelas III ini terus mengalami peningkatan penumpang.

“Untuk frekuensi pesawat, masih sama dari tahun sebelumnya, tapi jumlah penumpang terus mengalami peningkatan dari tahun 2022 sampai tahun ini. Bahkan, tercatat kenaikan sampai dengan 73% dari persentase tahun sebelumnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Bandara Kuala Pembuang kini sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Angkutan Perintis Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ini, sehingga menjadikan bandara tersebut sebagai koordinator penerbangan perintis.

Bandara-bandara yang yang terlibat didalamnya adalah Bandara Kuala Pembuang, Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, Bandara Sangkalemu atau Bandara Sangkalemo di Kuala Kurun, Ibu Kota Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Bandara Haji Muhammad Sidik di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Baca juga :   Bandara Amahai Layani Penerbangan Perintis Perdana dengan Smart Aviation

“Pengembangan fasilitas Bandara Kuala Pembuang, seperti penambahan landasan pacu dan juga rute penerbangan baru akan membuka peluang ekonomi baru di Kabupaten Seruyan, karena tidak hanya masyarakat setempmat yang menggunakan transportasi udara, tapi juga pebisnis dan wisatawan,” jelas Haridin.

Lokasi bandara yang ada di Kabupaten Seruyan sangat strategis, karena wilayah kabupaten ini berdekatan dengan Sungai Mentaya, yang memberikan dampak positif dan keuntungan tersendiri, untuk mobilitas masyarakat.

Keberadaan Bandara Kuala Pembuang tidak hanya membuat ramai wilayah Kabupaten Seruyan, yang merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur, melainkan juga membuat perekonomian masyarakat, khususnya di Kuala Pembuang dan sekitarnya terus menggeliat. B

 

Komentar