Bandara Komodo Perluas Runway

Bandara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Bandara)

Bandar Udara (Bandara) Internasional Komodo di Labuan Bajo melakukan perpanjangan runway (landasan pacu) dan perluasan terminal guna menambah pelayanan bagi pengguna jasa transportasi udara dan keselamatan penerbangan.

Runway yang sudah beroperasi sepanjang 2.250 meter, kemudian diperpanjang menjadi 2.650 meter x 45 meter dan nantinya disesuaikan dengan masterplan atau dokumen perencanaan menjadi sepanjang 2.750 meter.

Kepala Bandara (Kabandara) Komodo Hariyanto menyatakan, berbagai persiapan yang dilakukan, meliputi pekerjaan perpanjangan landasan pacu, pekerjaan penataan interior terminal penumpang, dan pekerjaan extension terminal (perluasan terminal) penumpang.

“Pengembangan Bandara Komodo tidak hanya untuk kenyamanan para pengguna jasa transportasi udara, tapi juga untuk keselamatan penerbangan, karena jumlah penumpang dan pesawat yang semakin banyak harus diantisipasi dengan optimalisasi pelayanan,” katanya.

Baca juga :   ICAO dan Kementerian Perhubungan Diskusi Kebutuhan Pesawat di Indonesia

Apalagi saat ini sudah dihapuskan syarat tes Covid-19 bagi wisatawan mancangara dan tidak ada karantina sebelum masuk ke Indonesia, maka dipastikan potensi peningkatan yang sangat besar terhadap jumlah penumpang dan pesawat yang ke Labuan Bajo.

Aksesibilitas wisatawan ke Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat melalui Bandara Komodo menjadi salah satu elemen penting dalam pengembangan pariwisata daerah setempat.

“Peran strategis Bandara Komodo untuk interkonektivitas Labuan Bajo dengan destinasi lainnya melalui Bali, yang juga terkoneksi langsung dengan berbagai destinasi internasional dan domestik,” jelas Hariyanto.

Bandara Komodo juga dipersiapkan untuk turut menyambut perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang rencananya digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022. Labuan Bajo akan menjadi lokasi penunjang event internasional tersebut.

Baca juga :   AP II Pilih Strategi Pemanfaatan Aset Guna Percepat Pemulihan Bisnis

Harapannya, diungkapkan Hariyanto bahwa dengan mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Labuan Bajo dapat menggerakkan roda perekonomian nasional.

Selain itu, dia menambahkan, dengan berbagai pengembangan bandara juga ditekankan kepada seluruh simpul transportasi yang ada di Labuan Bajo untuk memperhatikan protokol kesehatan. B