Ascott Regional Bali Adakan Kegiatan Bersih-Bersih Pantai di Kawasan Wisata Pantai Kuta

Kegiatan bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Kuta, Bali. (dok. ascott)

Properti ASCOTT di Bali yang terdiri dari 11 hotel dan Serviced Apartment, di bawah naungan Citadines, Préférence Hotels, HARRIS Hotels, FOX HARRIS Hotels, YELLO Hotels, POP! Hotels dan Beachwalk Residence, mengadakan acara bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Kuta, di bawah inisiatif Say No To Plastic.

Beach Clean Up berkolaborasi dengan One Island One Voice, sebuah organisasi lokal yang menyatukan berbagai komunitas untuk melakukan aksi bersih-bersih terbesar di Bali.

Kegiatan tersebut  menginspirasi dan mengajakberbagai generasi untuk peduli terhadap ekosistem pantai dan laut  di Bali pada saat yang bersamaan.

Acara ini merupakan bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Aktivasi ASCOTT Regional Bali yang bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada Pulau Bali.

Kontribusi tersebut dalam bentuk pembersihan area pantai dan juga mempererat hubungan antar anggota ASCOTT, sekolah-sekolah lokal dan masyarakat desa.

Baca juga :   Sejarah Jadi Satu Tema Wisata Paling Diminati Wisatawan Pascapandemi

Acara ini merupakan acara bersih-bersih terbesar di Bali. Selama enam tahun terakhir, gerakan  ini telah menyatukan lebih dari 70.000 orang di 560 lokasi di Bali dan mencegah 203 ton sampah  non-organik masuk ke laut.

Bersama dengan gerakan komunitas di Bali, ASCOTT berkolaborasi dengan orang-orang yang berpikiran sama untuk menciptakan perubahan.

Para wisatawan datang ke Bali karena keramahan yang hangat, pantai yang hijau dan jernih.

Alam Bali mengalami kerusakan akibat penggunaan plastik yang berlebihan dan sebagian besar masyarakatnya masih belum sadar akibat yang ditimbulkannya dengan membuang sampah, terutama sampah anorganik, secara sembarangan ke laut, sehingga menjadi masalah besar di Bali.

Cluster General Manager ASCOTT Regional Bali Nyoman Wirayasa, yang bertindak sebagai Penasihat Panitia mengatakan, program ini diselenggarakan oleh ASCOTT Regional Bali untuk menyadarkan masyarakat agar lebih peduli dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Baca juga :   Kemenparekraf Dorong Pengembangan Wisata Sejarah

“Banyak sekali sampah yang dibuang di kawasan wisata setiap tahunnya, termasuk botol plastik, kantong dan kemasan plastik, bungkus makanan, serta puntung rokok, yang mengurangi keindahan alam pantai,” ujarnya.

Nyoman Wirayasa menyatakan, kegiatan ini menjadi contoh yang baik untuk diikuti dan membuat lingkungan menjadi lebih baik di masa depan. “Saya senang bahwa acara ini bertindak sebagai kampanye kesadaran untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga kawasan wisata kita.”

Program aktivasi ini sejalan dengan Ascott Cares yang merupakan komitmen untuk memperluas budaya kepedulian dan keramahtamahan kepada orang-orang dan lingkungan tempat berinteraksi.

“Kami berusaha untuk memenuhi janji ini melalui program keberlanjutan, yang berpusat pada lima pilar dasar, yaitu Komunitas, Aliansi, Rasa Hormat, Lingkungan, dan Rantai Pasokan,” jelasnya. B

 

Komentar