KAI Tambah 39 Perjalanan KA dalam Gapeka 2026 yang Berlaku 1 Desember 2026

Kereta Api (KA) Argo Parahyangan berubah menjadi KA Parahyangan rute Gambir - Bandung pergi pulang (pp). (dok. daopjakarta)
Bagikan

Penumpang kereta api akan mendapatkan lebih banyak pilihan perjalanan mulai 1 Desember 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah 39 perjalanan kereta di Pulau Jawa dan Sumatra melalui pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026.

Salah satu layanan baru yang disiapkan adalah Kereta Api (KA) Pandawa dengan rute Semarang Tawang – Solo Balapan – Yogyakarta pergi pulang (pp), yang direncanakan melayani empat perjalanan setiap hari.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, jumlah perjalanan kereta meningkat dari 1.813 perjalanan dalam Gapeka 2025 menjadi 1.852 perjalanan pada Gapeka 2026.

“Ini kereta baru yang kami siapkan melayani Gapeka 2026. Satu yang menjadi andalan, yakni KA Pandawa, kami harapkan juga bias, seperti Joglosemarkerto,” ujarnya dalam Media Briefing baru – baru ini.

Penambahan perjalanan tersebut diperkirakan menyediakan sekitar 7.000 tempat duduk tambahan setiap hari untuk layanan kereta api jarak jauh.

Selain menambah frekuensi perjalanan, KAI meningkatkan kapasitas angkut penumpang di kedua wilayah operasional tersebut.

Mengenai wilayah Jawa, kapasitas tempat duduk yang disiapkan mencapai 137.846 kursi atau meningkat 3,89% dibandingkan Gapeka sebelumnya.

Sementara itu, kapasitas di wilayah Sumatra mencapai 38.936 kursi, tumbuh 9,26%.

Secara keseluruhan, KAI menyiapkan 84 tambahan perjalanan kereta dan menambah enam stasiun pemberhentian untuk melayani naik, serta turun penumpang.

Penyesuaian jadwal dan frekuensi perjalanan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang di Jawa maupun Sumatra.

KA Datuk Belambangan hingga Brawijaya Dapat Tambahan Perjalanan

Penambahan frekuensi perjalanan juga menyasar sejumlah layanan yang memiliki permintaan penumpang.

Pada Divisi Regional (Divre) I Sumatra Utara, misalnya, KAI menambah satu perjalanan KA Datuk Belambangan dan empat perjalanan KA Sri Lelawangsa.

Sementara itu, untuk mengakomodasi peningkatan permintaan perjalanan menuju Malang, KAI menambah dua perjalanan pada pagi hari untuk KA Brawijaya rute Malang – Gambir pp.

Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari peningkatan layanan dalam Gapeka 2026, selain pengoperasian kereta baru dan penambahan kapasitas tempat duduk.

Perubahan lain dalam Gapeka 2026 adalah penambahan stasiun pemberhentian pada sejumlah perjalanan kereta, salah satunya KA Sangkuriang relasi Bandung – Ketapang pp.

Mengenai perjalanan dari Bandung menuju Ketapang, KA Sangkuriang akan mendapatkan tambahan pemberhentian di enam stasiun, yakni Cibatu, Rajapolah, Kebumen, Tanggul, Kalisetail, dan Rogojampi.

Adapun perjalanan dari Ketapang menuju Bandung akan berhenti di Stasiun Rogojampi, Kalisetail, Tanggul, Kebumen, Rajapolah, dan Klakah.

Selain itu, KAI menambah stasiun pemberhentian di Bekasi, Cikarang dan Jatinegara untuk sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh.

Sementara itu, penambahan pemberhentian di Bekasi, Cikarang dan Jatinegara berkaitan dengan konektivitas ketiga stasiun tersebut dengan layanan Kereta Rel Listrik (KRL).

Anne menuturkan, penyesuaian ini memberikan kemudahan bagi penumpang dari kawasan tersebut yang hendak menggunakan kereta api jarak jauh dan mereka tidak harus terlebih dahulu menuju Stasiun Pasar Senen atau Gambir.

“Stasiun ini yang terkoneksi dengan KRL, sehingga yang dari Cikarang dan Bekasi tidak perlu ke Pasar Senen atau Gambir,” tuturnya.

Meski terdapat tambahan titik pemberhentian, KAI berupaya menjaga agar waktu tempuh perjalanan tidak bertambah lebih dari 10 menit.

Berikut daftar perjalanan kereta yang mendapatkan pemberhentian tambahan di tiga stasiun tersebut dalam Gapeka 2026, yakni sebagai berikut:

  1. Stasiun Bekasi
  • KA Manahan 59 relasi Solo Balapan – Gambir.
  • KA Bangunkarta 176 relasi Pasar Senen – Jombang.
  • KA Tegal Bahari 226 relasi Pasar Senen – Tegal.
  1. Stasiun Cikarang
  • KA Manahan 61 relasi Solo Balapan – Gambir.
  • KA Pangandaran 128 relasi Gambir – Sidareja.
  • KA Parahyangan 133 relasi Bandung – Gambir.
  • KA Parahyangan 134 relasi Gambir – Bandung.
  • KA Singasari 149 relasi Blitar – Pasar Senen.
  • KA Tawangjaya Premium 213 relasi Semarang Tawang – Pasar Senen.
  1. Stasiun Jatinegara
  • KA Cakrabuana 123 relasi Cirebon – Gambir.
  • KA Gumarang 178 relasi Pasar Senen – Surabaya Pasarturi.

Pemberlakuan Gapeka 2026 mulai 1 Desember 2026 akan membawa sejumlah penyesuaian pada frekuensi perjalanan, kapasitas tempat duduk dan titik pemberhentian kereta di Pulau Jawa, serta Sumatra. B

 

Komentar

Bagikan