KAI Logistik Distribusikan 122.000 Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III/2026

Petugas memeriksa layanan angkutan sepeda motor melalui KALOG Express. (dok. kailogistik)
Bagikan

KAI Logistik perusahaan yang bergerak di bidang layanan logistik terintegrasi, mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan sepeda motor melalui KALOG Express.

Sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Logistik telah mengangkut dan mendistribusikan sekitar 122.000 unit sepeda motor dengan total volume mencapai sekitar 17.800 ton.

Capaian ini menunjukkan peran KALOG Express dalam mendukung kebutuhan distribusi kendaraan bermotor antarkota melalui layanan logistik berbasis kereta api.

Menurut Vice President of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi, kinerja angkutan sepeda motor hingga September 2026 mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara tahunan (year-on-year), jumlah sepeda motor yang didistribusikan meningkat sekitar 17%, dari 104.000 unit menjadi 122.000 unit.

Sementara itu, dari sisi volume angkutan, terjadi peningkatan sekitar 19%, dari sekitar 15.000 ton menjadi 17.800 ton.

“Pertumbuhan ini menjadi satu indikator positif bagi layanan KALOG Express. Kami melihat adanya kepercayaan masyarakat yang terus berkembang terhadap layanan pengiriman sepeda motor, sekaligus peluang untuk memperluas pemanfaatan layanan logistik berbasis kereta api dalam memenuhi kebutuhan distribusi antarkota,” ujarnya.

Ferdian menjelaskan bahwa kinerja angkutan sepeda motor pada Triwulan III/2026 menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan dua triwulan sebelumnya.

Pada periode Juli hingga September 2026, KAI Logistik mendistribusikan sekitar 51.800 unit sepeda motor atau setara dengan 42% dari total pengiriman sepanjang Januari hingga September 2026.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 16.000 unit dibandingkan capaian Triwulan sebelumnya.

“Peningkatan pada Triwulan III menunjukkan dinamika permintaan pengiriman sepeda motor yang cukup kuat. Momentum liburan serta meningkatnya mobilitas masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas pendidikan, turut menjadi faktor yang mendukung kebutuhan pengiriman kendaraan antarkota,” jelas Ferdian.

Dari sisi pola distribusi, tingginya aktivitas pengiriman pada Triwulan III juga tercermin dari sejumlah kota yang menjadi titik penting dalam jaringan pengiriman KALOG Express.

Berdasarkan data pengiriman, lima kota yang menonjol sebagai kota asal maupun tujuan pengiriman meliputi Yogyakarta, Malang, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.

Kota – kota tersebut memiliki mobilitas masyarakat yang dinamis dan keterkaitan aktivitas ekonomi dan pendidikan, sehingga kebutuhan pengiriman sepeda motor dapat muncul baik untuk keperluan perpindahan domisili, kegiatan pendidikan maupun kebutuhan personal lainnya.

Ferdian menambahkan bahwa KALOG Express terus berupaya menghadirkan layanan pengiriman yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kemudahan proses, keandalan operasional dan jangkauan distribusi.

“Kami memahami bahwa sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi yang penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, layanan pengiriman perlu didukung proses penanganan yang baik serta koordinasi distribusi yang terencana, agar kendaraan dapat dikirimkan sesuai kebutuhan pelanggan,” katanya. B

 

Komentar

Bagikan