Bandara Soekarno-Hatta Raih Dua Penghargaan Internasional ACI

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. (dok. injourneyairports)
Bagikan

Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Provinsi Banten kembali mengukuhkan posisinya di pasar global dengan meraih dua penghargaan dari Airports Council International (ACI), yakni Best Airport over 40 Million Passengers in Asia-Pacific dan Cleanest Airport in Asia-Pacific.

Menurut General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi, selain itu, bandara terbesar di Indonesia itu juga memperolehan Airport Customer Experience Accreditation Level 4 dari ACI.

“Pencapaian ini menandai transisi pengelolaan customer experience atau CX di Soekarno-Hatta yang kini telah bertransformasi menjadi sebuah budaya (customer experience culture),” jelasnya.

Heru menuturkan, pencapaian dan kesukesan tersebut merupakan buah dari transformasi layanan berkelanjutan yang berfokus pada kenyamanan penumpang.

“Transformasi tersebut kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur yang berfokus pada customer experience, optimalisasi proses operasional berbasis ekosistem hingga peningkatan kualitas pelayanan oleh seluruh personel yang didukung teknologi,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Heru mengungkapkan, terdapat tiga pilar utama transformasi layanan di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu di antaranya pengembangan fasilitas dan lingkungan bandara yang dirancang semakin nyaman, serta adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

Kemudian, optimalisasi alur kebandarudaraan melalui pendekatan kolaboratif berbasis ekosistem bersama seluruh pemangku kepentingan terkait.

Selanjutnya, peningkatan kompetensi personel secara konsisten untuk menghadirkan standar pelayanan berkelas dunia.

“Ketiga pilar tersebut disokong penuh oleh pemanfaatan teknologi modern sebagai enabler guna menciptakan alur perjalanan yang kian praktis, nyaman, dan seamless bagi para pelintas batas,” katanya.

Dia menambahkan, dengan hasil pencapaian akreditasi level 4 membuktikan bahwa pengelolaan pengalaman pelanggan di Bandara Soekarno-Hatta tidak lagi sekadar program fungsional, melainkan telah berakar menjadi tanggung jawab bersama lintas fungsi di lingkungan komunitas bandara (airport community).

Budaya tersebut, lanjut Heru, ditopang oleh elemen kepemimpinan, pemanfaatan customer insight, tata kelola yang baik, pengukuran performa, dan perbaikan yang berkesinambungan.

Dia pun mengapresiasi kepada seluruh pengguna jasa yang senantiasa aktif memberikan masukan dan penilaian objektif terhadap kualitas layanan bandara.

“Suara pengguna jasa menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi kami. Penghargaan dan akreditasi ini bukan menjadi titik akhir, tetapi motivasi untuk terus berinovasi agar pengalaman perjalanan di Soekarno-Hatta semakin nyaman, mudah, dan positif,” tuturnyanya. B

 

Komentar

Bagikan