Maskapai Garuda Indonesia meluncurkan program bagi – bagi 170.845 tiket pesawat domestik gratis untuk wisatawan mancanegara (wisman).
Program ini merupakan kerja sama Garuda Indonesia dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisman melalui kampanye Discover More Indonesia.
“Hari ini tantangan kita bukan hanya lagi bagaimana membawa lebih banyak pelaku perjalanan internasional datang ke Indonesia, tapi bagaimana satu kedatangan itu tidak hanya berhenti ke satu titik, berkembang menjadi perjalanan ke destinasi kedua, ketiga dan selanjutnya,” jelas Marketing Group Head Garuda Indonesia Prina Eka Putri.
Menurutnya, pemberian 170.845 tiket penerbangan domestik gratis bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Melalui program ini, wisman yang memesan tiket penerbangan pulang pergi (PP) rute internasional Garuda Indonesia bisa mendapatkan tiket penerbangan domestik gratis (free add-on flight) ke berbagai destinasi wisata Indonesia.
Dalam momentum ini, lanjutnya, maskapai Garuda Indonesia ingin mengajak wisman tak hanya mengenal Bali dan Jakarta, tapi juga berbagai wilayah lainnya.
“Kami harapkan wisatawan terdorong untuk lebih mudah melanjutkan perjalanan ke domestik Indonesia lainnya dan 170.845 tiket itu memang sekalian memperingati bulan Kemerdekaan Indonesia,” tutur Prina.
Program free domestic flight berlaku untuk periode penerbangan hingga akhir November 2026, tepatnya Senin (30/11/2026).
Fasilitas ini bisa didapatkan dengan pembelian tiket maskapai Garuda Indonesia di seluruh kanal, mulai dari Online Travel Agent (OTA), agen perjalanan konvensional, kantor penjualan tiket hingga call center dan WhatsApp Garuda Indonesia.
Wisatawan juga diwajibkan menggunakan kode INDO saat melakukan pemesanan penerbangan domestik gratis.
Bagi wisatawan yang sudah lebih dahulu membeli tiket sebelum program diluncurkan, tetap dapat menambahkan fasilitas free domestic flight selama memenuhi persyaratan.
Antara lain persyaratannya adalah kota keberangkatan dan pulang harus sama, serta ada ketentuan masa tinggal.
Mengenai penerbangan internasional menuju Indonesia harus dilakukan paling lambat 30 November 2026.
Namun, bagi wisman yang tiba pada akhir November 2026, tetap dapat melanjutkan perjalanan domestiknya hingga Desember 2026 sesuai dengan ketentuan eligibility program.
“Ada eligibility, maksudnya aturan berapa hari stay di Indonesia yang diizinkan untuk mendapatkan free domestic flight ini dan yang pasti harus kembali ke mana mereka berangkat dulu,” ungkap Prina.
Laman resmi Garuda Indonesia menjelaskan, beberapa destinasi penerbangan domestik yang dapat dipilih adalah Banda Aceh (BTJ), Medan (KNO), Padang (PDG), Pekanbaru (PKU), Batam (BTH), Jambi (DJB), Palembang (PLM), Pangkal Pinang (PGK), dan Bandar Lampung (TKG).
Selain itu, destinasi Bandung (BDO), Semarang (SRG), Solo/Surakarta (SOC), Yogyakarta (YIA), Surabaya (SUB), Lombok/Praya (LOP), Labuan Bajo (LBJ), Kupang (KOE), Pontianak (PNK), Palangka Raya (PKY), Banjarmasin (BDJ), dan Balikpapan (BPN).
Ada juga destinasi Samarinda (AAP), Makassar (UPG), Kendari (KDI), Palu (PLW), Gorontalo (GTO), Manado (MDC), Ambon (AMQ), Ternate (TTE), Sorong (SOQ), Timika (TIM), Jayapura (DJJ), dan Merauke (MKQ). B




