Groundbreaking Dermaga II dan Peningkatan Kapasitas Dermaga I Tanjung Kalian Dorong Konektivitas

Groundbreaking pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat. (dok. asdp)
Bagikan

Di ujung Barat Pulau Bangka, Pelabuhan Tanjung Kalian telah lama menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik yang menghubungkan Kepulauan Bangka Belitung dengan Pulau Sumatra.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kebutuhan layanan penyeberangan, PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah strategis melalui groundbreaking pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, Bupati Bangka Barat Markus, Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung, perwakilan Polda Bangka Belitung, Kejati Bangka Belitung, Danrem 045 Garuda Jaya, DPRD Kabupaten Bangka Barat, BPTD Bangka Belitung, KSOP Mentok, perwakilan PT Nindya Karya, jajaran Forkopimda, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pembangunan dan peningkatan kapasitas dermaga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, aman dan berkelanjutan.

“Infrastruktur pelabuhan memiliki peran penting sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia menambahkan, pembangunan dan peningkatan kapasitas Dermaga Tanjung Kalian menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan saat puncak angkutan, seperti Nataru dan Lebaran.

Senada dengan itu, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan langkah strategis, mengingat perannya sebagai simpul konektivitas utama yang menghubungkan masyarakat Bangka Belitung dengan Pulau Sumatra.

Pada periode puncak, lanjutnya, tingginya mobilitas sering menjadi tantangan dalam pelayanan, sehingga kami menyambut baik pembangunan dan peningkatan kapasitas pelabuhan ini agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih lancar, aman dan nyaman.

“Kami berharap proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di Mentok, serta Bangka Barat,” tutur Hidayat.

Proyek pengembangan ini mencakup pembangunan Dermaga II yang dirancang melayani kapal dengan kapasitas maksimal 1.000 GT, dengan dimensi panjang 58 meter dan lebar 13 meter.

Selain itu, dilakukan peningkatan kapasitas Dermaga I yang mampu melayani kapal hingga 2.000 GT dengan dimensi panjang 70 meter dan lebar 15 meter.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasional kapal, sekaligus mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan.

General Manager ASDP Cabang Bangka Agustinus Cahyo menjelaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran penting sebagai gerbang konektivitas masyarakat melalui lintasan Tanjung Kalian – Tanjung Api-Api yang dilayani oleh KMP Madani, KMP Mutis dan KMP Belanak.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan ini telah melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan.

Menurut Agustinus, tingginya aktivitas penyeberangan ini menjadi indikator penting bagi kami untuk terus memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kapasitas layanan.

“Melalui pembangunan dan peningkatan dermaga, kami berharap pola operasional kapal menjadi lebih fleksibel, waktu tunggu sandar dapat ditekan dan pelayanan terhadap perpindahan penumpang, kendaraan, serta logistik dapat berjalan lebih lancar dan optimal,” jelasnya.

Melalui pengembangan infrastruktur ini, ASDP terus meneguhkan perannya sebagai penghubung negeri.

Penguatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru dan memperlancar konektivitas antarwilayah di Bangka Belitung, serta Sumatra. B

 

Komentar

Bagikan