Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) mengapresiasi transformasi yang dilakukan PT PAL Indonesia dalam memperkuat industri maritim nasional menuju industri berkelas dunia.
Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya, belum lama ini.
Dalam kunjungannya, Menko AHY meninjau langsung berbagai fasilitas produksi strategis PT PAL dan menerima paparan terkait pengembangan kapabilitas perusahaan dalam mendukung penguatan industri maritim nasional.
Menurutnya, transformasi PT PAL dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kesiapan Indonesia dalam membangun industri maritim yang modern, mandiri dan berdaya saing global.
“PT PAL telah menghadirkan industri maritim berkelas dunia. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri dan berdaulat,” jelasnya.
Menko AHY menegaskan, penguatan fasilitas produksi, modernisasi teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing industri nasional.
Dia menuturkan, transformasi industri tidak hanya ditentukan oleh peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pembangunan budaya kerja unggul yang adaptif terhadap perubahan dan perkembangan teknologi global.
“Transformasi industri membutuhkan budaya unggul, modernisasi dan penguatan SDM yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti kemampuan PT PAL dalam mempercepat proses produksi kapal melalui modernisasi fasilitas galangan.
Peningkatan kapasitas tersebut dinilai mampu mendukung kebutuhan domestik sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pasar maritim internasional.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menjelaskan, transformasi perusahaan terus diarahkan untuk memperkuat kemandirian industri maritim nasional melalui penguasaan teknologi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Transformasi PT PAL bukan hanya tentang peningkatan kapasitas produksi, lanjutnya, tapi juga membangun budaya industri yang adaptif, modern dan berorientasi global.
“Dukungan pemerintah menjadi energi besar bagi kami untuk terus memperkuat kemandirian industri maritim nasional,” ujar Kaharuddin.
Sebagai industri strategis nasional, PT PAL terus mendorong penguatan kapabilitas engineering, modernisasi fasilitas produksi dan peningkatan kualitas SDM agar mampu menjawab kebutuhan industri maritim nasional maupun global.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PT PAL dalam mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. B




