
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat perbaikan fasilitas lalu lintas (lalin) yang rusak hingga 75% akibat kericuhan malam Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Dago Cikapayang agar mobilitas warga tetap aman dan lancer pada 1 Mei 2026.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung Bambang Sukardi menjelaskan, pengamanan dilakukan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sejak pagi hingga sore dengan situasi kondusif tanpa gangguan berarti.
“Sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB personel gabungan melakukan pengamanan dan siaga di sekitar Gedung Sate dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat. Situasi terpantau aman dan kondusif, belum ada pergerakan massa,” ujar Bambang.
Kericuhan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat sekelompok orang melakukan aksi anarkis dengan membakar fasilitas di kawasan Dago Cikapayang, sehingga memicu gangguan ketertiban.
Aparat kepolisian bergerak cepat membubarkan massa sekitar pukul 19.00 WIB dan pemadam kebakaran memadamkan api sehingga situasi kembali terkendali.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi menuturkan, kerusakan terjadi pada lampu alat pemberi isyarat lalu lintas dan jaringan fiber optic pengendali dengan estimasi kerugian sekitar Rp400 juta.
“Kerusakan meliputi lampu APILL dan box fiber optic node termination, serta controller dengan estimasi kerusakan mencapai 75% atau sekitar Rp400 juta,” tuturnya.
Dinas Perhubungan Kota Bandung mengoperasikan sistem sementara agar lampu lalu lintas tetap berfungsi, sehingga arus kendaraan tetap berjalan dan mengurangi risiko kemacetan.
“Kami upayakan agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar pasca kerusuhan demo semalam meskipun kondisinya terbatas,” kata Rasdian.
Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dan memastikan aksi tersebut tidak berkaitan dengan agenda resmi buruh.
“Tidak ada pembicaraan menyampaikan pendapat atau memperjuangkan sesuatu. Yang ada justru pengerusakan,” ungkap Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Rudi Setiawan.
Langkah cepat perbaikan dan pengamanan memberi dampak langsung bagi warga dengan memastikan aktivitas harian tetap berjalan normal tanpa gangguan berkepanjangan.
Pemkot Bandung melanjutkan pemulihan infrastruktur serta pengawasan di titik rawan agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan masyarakat tetap terjaga. I



