Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia memulai operasional Haji 2026, dengan ditandai kedatangan penerbangan pertama pembawa jemaah haji ke Kerajaan Arab Saudi.
Penerbangan SV5807 tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah dari Dhaka dengan membawa 376 jemaah haji.
Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Saudia Saleh Al-Jasser, serta Direktur Jenderal Saudia Group Ibrahim Al-Omar menyambut kedatangan penerbangan tersebut bersama para pejabat senior dari berbagai instansi terkait penyelenggaraan haji, sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan ibadah haji.
Mengenai musim Haji 2026, Saudia telah mengalokasikan lebih dari satu juta kursi di seluruh jaringan domestik dan internasionalnya, didukung oleh armada 160 pesawat yang dikhususkan untuk operasional haji.
Maskapai ini akan melayani jemaah haji dari 145 destinasi di seluruh dunia dengan mengoptimalkan seluruh kemampuan operasional dan teknisnya.
Tenaga kerja khusus di seluruh sektor operasional dikerahkan sepanjang waktu untuk menjaga kelancaran dan efisiensi operasional selama musim haji berlangsung.
Ibrahim Al-Omar menjelaskan, melayani jemaah haji merupakan prioritas nasional, dan Saudia memegang peran penting dalam ekosistem yang lebih luas untuk mendukung misi tersebut.
“Sejalan dengan Visi Saudi 2030 dan melalui kemitraan dengan Kementerian Haji dan Umrah, serta program Peningkatan Pengalaman Jemaah, terus mengembangkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas perjalanan ibadah haji,” ungkapnya.
Dia menuturkan seiring dengan upaya mendukung target Kerajaan Arab Saudi dalam memfasilitasi perjalanan bagi 30 juta jemaah haji dan umrah pada tahun 2030.
Menurutnya, Saudia tetap berkomitmen menghadirkan layanan berstandar tinggi di setiap tahap, didukung oleh operasional yang disiplin dan tingkat ketepatan waktu yang tinggi.
“Saudia terus menghadirkan berbagai layanan yang dirancang khusus bagi jemaah haji, termasuk penerbitan kartu boarding untuk penerbangan berangkat dan pulang di bandara keberangkatan internasional maupun segmen domestik, serta pengoperasian penerbangan tambahan ke Madinah,” kata Ibrahim Al-Omar.
Maskapai Saudia memperkirakan melayani lebih dari 179.000 jemaah haji melalui inisiatif Makkah Route, sedangkan layanan Luggage First diproyeksikan menangani sekitar 330.000 bagasi dan 230.000 botol air Zamzam.
Selama penerbangan, berbagai layanan dirancang untuk mendukung jemaah haji sepanjang perjalanan.
Layanan tersebut mencakup pengumuman Miqat yang disampaikan 30 menit
sebelum melintasi Miqat, pemutaran Talbiyah dan saluran khusus di dalam pesawat yang menayangkan konten edukatif mengenai tata cara ibadah haji dan umrah, serta pilihan makanan yang disesuaikan dengan berbagai preferensi jemaah.
Saudia (Saudia Airlines) adalah maskapai nasional Arab Saudi yang saat ini mengoperasikan salah satu armada termuda dengan 149 pesawat.
Maskapai ini melayani jaringan rute global yang luas, mencakup sekitar 100 destinasi di empat benua, termasuk seluruh 26 bandara domestik di Arab Saudi. B




