Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H-10 sampai dengan H+10 libur Idulfitri 1447 Hijriah atau pada periode 11 – 31 Maret 2026 mencapai 3.383.797 kendaraan.
Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Rivan A. Purwantono, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama.
Keempat GT tersebut adalah GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama, Jalur Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).
Mengenai distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 1.640.413 kendaraan (48,5%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 977.758 kendaraan (28,9%) dari arah Barat (Merak), dan 765.626 kendaraan (22,6%) dari arah Selatan (Puncak).
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)
- Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta – Cikampek, dengan jumlah 883.790 kendaraan, meningkat 51,0% dari lalin normal.
- Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dan Jalur Fungsional Japek II Selatan dengan jumlah 687.461 kendaraan, meningkat 3,2% dari lalin normal.
- Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui Jalur Fungsional Japek II Selatan sebagai jalur pengalihan lalin menuju GT Kalihurip Utama dengan jumlah kendaraan 69.162 kendaraan.
- Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT dan jalur fungsional tersebut adalah sebanyak 1.640.413 kendaraan, meningkat 31,1% dari lalin normal.
Arah Barat (Merak)
- Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 977.758 kendaraan, meningkat 1,5% dari lalin normal.
Arah Selatan (Puncak)
- Jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 765.626 kendaraan, meningkat 3,2% dari lalin normal.
Menurut Rivan, volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+10 Idulfitri 1447 Hijriah (Selasa, 31 Maret 2026) mencapai 147.964 kendaraan.
Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 14,9% dibandingkan dengan normal (128.802 kendaraan).
Secara kumulatif sebanyak 3,38 juta kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek dari empat GT Utama dan jalur fungsional Japek II Selatan tersebut merupakan 99,70% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode 11 – 31 Maret 2026.
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa periode arus balik libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah telah berakhir, seiring dengan hampir seluruh proyeksi volume kendaraan yang telah kembali ke wilayah Jabotabek.
“Kondisi lalu lintas secara umum juga terpantau kembali normal di sejumlah ruas tol utama Jasa Marga Group, terutama arah Trans Jawa menuju wilayah Jabotabek,” ujar Rivan.
Pada kesempatan ini, dia kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dan koordinasi yang baik, sehingga pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kerja samanya dalam mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan selama periode arus mudik dan balik berlangsung. Semoga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutur Rivan. B




