Skytrax 2026 menetapkan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Provinsi Banten dalam peringkat terbaik ke-22 kelas dunia.
Pada ajang World Airport Awards yang diselenggarakan oleh Skytrax di London, 18 Maret 2026, Bandara Soekarno-Hatta berhasil masuk dalam daftar World’s Top 100 Airports.
“Dengan posisi ke 22 ini, Bandara Soetta meningkat dari posisi ke-25 pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan salah satu yang paling bergengsi di industri kebandarudaraan global,” jelas General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Banten.
Dia menambahkan, pencapaian bandara terbaik dunia ini berdasarkan penilaian yang dilakukan melalui World Airport Survey yang melibatkan penumpang dari lebih dari 100 negara, dengan periode survei berlangsung pada Agustus 2025 hingga Februari 2026.
Survei mencakup berbagai aspek layanan, mulai dari proses check-in, kedatangan, transit, area komersial, keamanan dan imigrasi hingga gate keberangkatan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman terbaik serta meningkatkan kualitas layanan sesuai dengan harapan masyarakat,” tegasnya.
Heru menegaskan, hasil tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga standar layanan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami akan melanjutkan berbagai program transformasi dan inovasi agar Bandara Soekarno-Hatta mampu memberikan layanan kelas dunia yang membanggakan Indonesia, dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.
Dia menambahkan, sejumlah transformasi yang telah dijalankan Bandara Soekarno-Hatta berfokus pada tiga pilar utama, yaitu Premises, Process dan People.
Upaya ini mencakup peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan, serta peningkatan kualitas layanan oleh seluruh personel guna menghadirkan journey experience berkelas dunia.
Dalam tiga tahun terakhir, tren peningkatan peringkat Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan progres yang konsisten, dari peringkat ke-28 pada 2024, meningkat ke peringkat ke-25 pada 2025 dan hingga kini mencapai peringkat ke-22 dunia pada tahun 2026.
Berbagai pengembangan layanan turut mendukung capaian ini di antaranya beautifikasi Terminal 3, pengoperasian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F, serta revitalisasi Terminal 1C yang kini hadir dengan konsep modern berpadu sentuhan budaya khas Indonesia.
“Prestasi ini juga tidak terlepas dari dukungan seluruh stakeholder, mulai dari regulator, maskapai, mitra kerja, komunitas bandara, hingga masyarakat yang turut berperan dalam mendorong peningkatan kualitas layanan di Bandara Soekarno-Hatta,” ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, pencapaian lainnya di Bandara Soekarno-Hatta juga mencatatkan sejumlah prestasi dalam World Airport Awards 2026 antara lain Peringkat ke-8 Bandara Terbaik di Asia (naik dari peringkat ke-9) dan Peringkat ke-2 kategori Best Airport 2026: 60 to 70 Million Passengers.
Kemudian, masuk Top 10 kategori Best Airport Staff in Asia 2026 dan masuk Top 10 kategori World’s Best Immigration Service 2026.
“Ke depan, melalui transformasi yang berkelanjutan, Bandara Soekarno-Hatta menargetkan dapat menembus 10 besar bandara terbaik dunia pada tahun 2029, sekaligus meraih Airport Council International (ACI) Customer Experience Accreditation Level 5,” jelas Heru. B




