Ada 5.323 Penumpang Melalui Bandara Radin Inten Saat Puncak Mudik Lebaran 2026

Bandara Raden Inten II di Provinsi Lampung. (dok. wikipedia.org)
Bagikan

Pengelola Bandar Udara (Bandara) Radin Inten II Lampung mencatat 5.323 orang penumpang melalui bandara tersebut saat puncak arus mudik Lebaran 2026 pada Kamis (19/3/2026).

Menurut General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti, sepekan pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Radin Inten II mencatat pertumbuhan pergerakan penumpang maupun pesawat yang cukup signifikan.

“Saat puncak arus mudik Bandara Internasional Radin Inten II melayani 5.323 orang penumpang atau meningkat 1% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 dengan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 5.288 orang,” ujarnya berdasarkan keterangan di Bandarlampung.

Puncak arus mudik, dia menambahkan, terjadi pada dua hari menjelang Idulfitri atau tepatnya di 19 Maret 2026 dan dalam satu hari mampu melayani 5.323 orang penumpang.

Kiki menuturkan, sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang di puncak arus mudik, terdapat pula sebanyak 35 pergerakan pesawat.

Sebanyak 35 pergerakan pesawat itu turun 12% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dengan Bandara Internasional Radin Inten II melayani sebanyak 41 pergerakan pesawat.

“Dari total 35 penerbangan di puncak arus mudik tersebut, terdapat 12 penerbangan tambahan yang melayani rute Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Batam untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode arus mudik Lebaran 2026,” ungkapnya.

Menurut Kiki, capaian traffic selama Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 yang mengalami peningkatan mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan efektivitas kesiapan operasional bandara.

“Peningkatan jumlah penumpang yang diikuti dengan bertambahnya pergerakan pesawat, termasuk penerbangan ekstra,” katanya.

Dia menyebutkan, pihaknya telah melakukan antisipasi melalui kesiapan infrastruktur, fasilitas dan personel bandara.

“Fokus kami adalah memastikan kelancaran operasional, melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati dan terjaganya aspek keamanan, serta keselamatan penerbangan selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026,” tuturnya.

Dia menjelaskan, melalui sinergi dan koordinasi yang erat dengan seluruh pihak terkait, maka Bandara Internasional Radin Inten II selaku pintu gerbang udara Provinsi Lampung optimistis dapat menjaga kesiapan operasional dan memberikan layanan sepenuh hati.

“Upaya tersebut dimaksudkan untuk menciptakan perjalanan penuh warna bagi pengguna jasa yang menggunakan moda transportasi udara untuk merayakan Lebaran 2026 bersama keluarga di kampung halaman,” ujarnya. B

Komentar

Bagikan