Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan jalur tengah yang menghubungkan Pemalang – Purbalingga – Banyumas siap dilintasi pemudik pada Lebaran 2026.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menginstruksikan percepatan penanganan infrastruktur jalan, agar arus mudik dapat berjalan lancar dan aman.
Dari pantauan, penanganan ruas jalan tersebut dilakukan sejak tahun 2026 dengan melakukan betonisasi di beberapa titik, salah satunya di ruas jalan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.
Selain itu, pada tahun yang sama dilakukan pengaspalan ulang di ruas jalan Belik Kabupaten Pemalang dan Bobotsari Kabupaten Purbalingga.
Hingga saat ini, Pemprov Jateng terus mengebut penambalan lubang pada kerusakan ringan yang tersisa.
Ditargetkan pada H-7 Lebaran, jalan provinsi bebas dari lubang, sehingga pengguna jalan terutama pemudik, bisa melintas dengan aman dan nyaman.
Pengamat Jalan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap DPU PR Jawa Tengah Iwan Daryanto mengatakan, kondisi ruas jalan Pemalang – Purbalingga – Banyumas dalam kondisi baik, sedangkan penambalan lubang merupakan perawatan rutin yang dilakukan.
“Penambalan sebenarnya perawatan rutin atas kerusakan ringan, sekaligus untuk memastikan tanpa lubang saat musim mudik tahun ini,” jelasnya.
Dia menambahkan, jalan provinsi harus tanpa lubang H-7 Lebaran sesuai instruksi Gubernur Ahmad Luthfi.
Jalur Pemalang – Purbalingga merupakan akses utama dari Pantai Utara (Pantura menuju Banyumas – Cilacap dan Purbalingga – Banjarnegara.
“Ini jalur utama ke arah Selatan, seperti Banyumas – Cilacap atau Purbalingga – Banjarnegara,” ungkapnya.
Pemprov Jateng menargetkan seluruh penanganan jalan provinsi rampung paling lambat H-7 Lebaran.
Dengan demikian, semua jalur diharapkan siap mendukung kelancaran arus mudik dan balik masyarakat pada Idulfitri 2026. B




