
Brits Hotel Karawang menghadirkan inovasi kreatif melalui campaign fotografi bertajuk Dari Lensa Menjadi Memorabilia.
Program ini merupakan kolaborasi bersama Karawang Photographer Community (KPC), Karawang Walking Tour dan didukung oleh Dispapora Karawang sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Executive Assistant Manager Brits Hotel Karawang Dinto menjelaskan bahwa konsep ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda dari wedding showcase sebelumnya.
Menurutnya, tidak hanya menampilkan layanan pernikahan, kali ini Brits Hotel memasukkan unsur local tourism dengan menjadikan lokasi – lokasi bersejarah Karawang sebagai latar utama photoshoot.
“Kami melihat potensi pariwisata Karawang perlu lebih diekspos dan dieksplor. Dari situ muncul gagasan movement campaign photography bersama Karawang Photographer Community yang kemudian terhubung dengan gerakan urban tourism Karawang Walking Tour. Gayung bersambut, semua pihak menyambut dengan antusias hingga eksekusi dimulai,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa setiap program yang diinisiasi diarahkan untuk memiliki dampak lebih luas, tidak hanya pada bisnis hotel, tetapi juga pada ekosistem kreatif, sosial, pariwisata dan ekonomi daerah melalui kolaborasi yang saling terhubung, serta bertumbuh bersama.
Dukungan juga disampaikan oleh Wildan dari Dispapora Karawang yang mengapresiasi langkah Brits Hotel dalam mempromosikan destinasi wisata budaya melalui pendekatan visual.
Menurutnya, kegiatan ini dapat memperluas jaringan kolaborasi antara hotel, komunitas fotografi, wedding industry dan pelaku ekonomi kreatif di Karawang.
Nada dari Karawang Walking Tour menilai konsep ini sebagai strategi kreatif yang memadukan modern wedding dengan nuansa heritage lokal, sehingga tidak hanya memperkuat branding hotel sebagai venue pernikahan profesional, tetapi juga memperkenalkan destinasi bersejarah Karawang kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua KPC Jo menyebutkan, kegiatan ini sebagai langkah tepat untuk memperkenalkan situs – situs bersejarah Karawang melalui medium fotografi.
Dia juga menekankan pentingnya persiapan teknis yang matang dan kurasi hasil akhir agar cerita visual yang diangkat dapat tersampaikan secara maksimal.
Dari sisi pelaku kreatif, MUA Milda menyampaikan apresiasinya atas fasilitas dan ruang kebebasan berkarya yang diberikan.
Salah satu momen berkesan terjadi saat sesi foto di vihara bertepatan dengan perayaan Imlek, dengan interaksi antara tim, model dan pengunjung menciptakan pengalaman spontan yang emosional, serta bernilai.
Menurut Lanny Wedding Lanny, setiap proses photoshoot selalu memiliki cerita dan dinamika tersendiri yang menghadirkan keceriaan di balik layar.
Dia menilai, Brits Hotel yang semua informasinya ada di laman https://britshotels.com telah menjadi wadah kolaborasi yang positif bagi para MUA untuk berkembang dan berkreasi bersama.
Sementara itu, Wawan dari Story Potrait menyoroti pengalaman menunggu golden hour di kawasan Candi Jiwa.
Meski menghadapi keterbatasan waktu operasional lokasi, momen tersebut terbayar dengan hasil visual sunset yang memuaskan dan menjadi salah satu output paling berkesan dari campaign ini.
Akbar dari Janji Kita membagikan pengalamannya terkait tantangan perizinan di beberapa lokasi, termasuk area KCIC.
Menurutnya, dinamika tersebut justru menjadi pengalaman unik dalam proses kreatif dan membuka kesempatan mengeksplorasi spot – spot yang sebelumnya jarang digunakan untuk sesi foto di Karawang.
Melalui Dari Lensa Menjadi Memorabilia, Brits Hotel Karawang tidak hanya menghadirkan konsep promosi wedding yang berbeda, tetapi juga membangun narasi visual perjalanan Karawang dari masa lalu hingga masa kini.
Inisiatif ini diharapkan menjadi medium kolaborasi berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi hotel sebagai wedding venue profesional yang aktif mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. sa/B



