Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan dengan Peluncuran Hotline Khusus

Aktivitas ruang pengawasan angkutan Transportasi Jakarta (Transjakarta). (dok. transjakarta.co.id)
Bagikan

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar Apel Keselamatan Ekosistem Pramudi yang melibatkan ratusan pramudi, baik swakelola maupun mitra operator.

Agenda ini bertujuan memperkokoh komitmen keselamatan operasional, meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM), sekaligus mempererat solidaritas di lingkungan kerja pada momentum Ramadan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza menegaskan bahwa apel ini merupakan langkah konkret untuk menjadikan keselamatan sebagai DNA perusahaan, bukan sekadar prosedur administratif.

Menurutnya, dengan capaian 413 juta pelanggan sepanjang tahun 2025, Transjakarta kini memikul amanah besar sebagai ekosistem transportasi publik terbesar di Indonesia.

“Keselamatan bukan hanya target operasional. dia adalah nilai, budaya dan tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Setiap insiden tidak boleh berhenti sebagai statistic. Dia harus menjadi pemicu perbaikan proses dan penguatan standar yang menyentuh akar permasalahan,” ujar Welfizon.

Pramudi, dia menambahkan, adalah pengambil keputusan utama di lapangan. Welfizon mengajak para pramudi untuk memprioritaskan kejujuran dalam bekerja. “Jujur terhadap kondisi fisik, kondisi kendaraan, hingga pelaporan potensi bahaya.”

Sebagai langkah nyata peningkatan sistem pengawasan, Transjakarta meluncurkan Hotline Pramudi.

Kanal komunikasi khusus ini berfungsi untuk Melaporkan kondisi darurat di lapangan secara real-time, Menyampaikan kendala operasional dan isu keselamatan secara cepat, serta Mempercepat respon manajemen terhadap situasi di lintasan.

“Hadirnya hotline ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dukungan penuh bagi pramudi saat bertugas di garda terdepan,” ungkap Welfizon.

Selain rangkaian safety talk yang dibawakan oleh pakar keselamatan transportasi, kegiatan ini juga diisi dengan sisi kemanusiaan melalui Santunan Anak Yatim, Penyerahan santunan secara simbolis oleh jajaran Direksi dan Komisaris sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan. B

 

Komentar

Bagikan