KAI Commuter mencatat adanya pergeseran pola kepadatan pengguna Commuter Line Jabodetabek pada jam sibuk selama bulan Ramadan.
Pergerakan kepadatan terjadi pada jam sibuk pagi maupun jam sibuk sore. Data menunjukkan pengguna Commuter Line cenderung melakukan perjalanan lebih awal di pagi hari dan pulang lebih cepat menjelang sore.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pada pagi hari selama bulan Ramadan, kepadatan mulai meningkat sejak pukul 05.00 WIB dan mencapai puncaknya antara pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB.
“Persebaran pengguna tersebut berbeda dengan periode sebelum Ramadan yang biasanya mulai meningkat pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB,” ungkapnya.
Karina menuturkan bahwa perubahan persebaran pengguna juga terjadi pada jam sibuk sore.
Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB dan meningkat kembali mulai pukul 19.00 WIB seiring dengan pengguna yang melakukan perjalanan usai berbuka puasa.
Dari sisi volume sebaran pengguna di stasiun keberangkatan pada pagi hari, beberapa stasiun mencatatkan peningkatan signifikan.
“Stasiun dengan lonjakan volume tertinggi pada pagi hari mulai pukul 04.00 WIB antara lain Stasiun Rangkasbitung yang meningkat 28% atau sebanyak 1.500 orang hingga 1.600 orang,” kata Karina.
Mulai pukul 05.00 WOB sampai dengan pukul 06.00 WIB, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Stasiun Bekasi sebanyak 50% hingga 64% atau sebanyak 5.000 orang sampai dengan 8.000 orang.
Tren ini menunjukkan adanya penyesuaian persebaran pengguna di stasiun keberangkatan dengan waktu aktivitas selama bulan puasa.
Secara keseluruhan, meski total volume harian selama Ramadan relatif stabil, yaitu sebanyak 1 juta lebih pengguna, kepadatan menjadi lebih terkonsentrasi pada jam – jam tertentu, terutama pagi hari lebih awal serta menjelang dan usai waktu berbuka.
Selama Ramadan, KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek setiap hari kerja.
KAI Commuter juga memberlakukan aturan khusus di mana pengguna diperbolehkan berbuka puasa di dalam perjalanan dengan minuman dan makanan ringan secukupnya.
Selain itu, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk merencanakan perjalanannya dengan baik dengan menyesuaikan jadwal yang tersedia dan selalu mengikuti arahan petugas.
“Seluruh pengguna juga diimbau untuk selalu menghormati pengguna lainnya dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama saat berbuka puasa di dalam kereta,” tutur Karina. B




