Kemenpar Apresiasi Pembukaan Rute Penerbangan Taipei – Manado oleh TransNusa

Pembukaan rute penerbangan berskema charter yang merupakan hasil kolaborasi antara TransNusa dan Cocos Tour. (dok. kemenpar)
Bagikan

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi pembukaan rute penerbangan Taipei – Manado oleh maskapai penerbangan TransNusa yang akan memperkuat konektivitas dan kunjungan wisatawan antara Indonesia dengan Taiwan.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan, pembukaan rute penerbangan berskema charter ini merupakan hasil kolaborasi antara TransNusa dan Cocos Tour, didukung Kemenpar bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei.

Kolaborasi tersebut sebagai respons atas semakin meningkatnya minat wisatawan asal Taiwan untuk berkunjung ke Indonesia.

“Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia memang dinantikan,” jelasnya.

Penerbangan TransNusa diharapkan dapat menarik lebih banyak turis Taiwan dan internasional ke Indonesia secara berkelanjutan.

Taiwan merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness, marine dan gastronomi.

Manado dengan keindahan bawah lautnya, dinilai sebagai destinasi yang amat disukai wisatawan Taiwan, karena pesona alamnya yang luar biasa dan kemiripan budaya.

Made menjelaskan, Taiwan secara konsisten selalu berada pada top 20 penyumbang kunjungan wisman ke Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, wisatawan mancanegara (wisman) Taiwan telah memberikan kontribusi sebesar 204.704 kunjungan atau naik sebesar 11,65% dari periode yang sama di tahun 2024 (183.341 kunjungan).

“Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal di Sulawesi Utara,” ungkap Made.

Penerbangan perdana rute berlangsung pada 14 Februari 2026 dengan keberangkatan dari Taipei pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pukul 18.00 Wita.

Sementara itu, untuk rute Manado – Taipei, penerbangan diberangkatkan dari Manado pukul 09.00 Wita, lalu tiba di Taipei pukul 13.00 waktu setempat.

Pada rute penerbangan ini, maskapai TransNusa akan menggunakan pesawat Airbus A320 dengan jadwal penerbangan Taipei – Manado pergi pulang (pp) pada tanggal 14, 18 dan 22 Februari 2026.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistyo menambahkan, Manado sebagai salah satu gerbang utama Indonesia bagian Timur memiliki potensi besar di sektor pariwisata.

Dengan dibukanya rute penerbangan ini, lanjutnya, jumlah wisatawan asal Taiwan yang berkunjung ke Indonesia diharapkan meningkat secara signifikan.

“Penerbangan langsung Taipei – Manado merupakan langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas Indonesia – Taiwan. Rute ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, pariwisata, investasi, mobilitas pelaku usaha, akademisi dan masyarakat kedua wilayah,” kata Arif.

Dia menegaskan KDEI di Taipei akan terus mendukung penguatan hubungan ekonomi Indonesia – Taiwan, termasuk melalui promosi pariwisata, perdagangan, investasi, industri dan kerja sama di berbagai sektor stategis.

“Kehadiran rute ini diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan dapat terus ditingkatkan, baik dari frekuensi penerbangan maupun pengembangan rute baru lainnya,” tutur Arif. B

 

 

Komentar

Bagikan