Maskapai Saudia mencatat pertumbuhan signifikan dalam kinerja operasional sepanjang tahun 2025 dengan didukung oleh pemanfaatan jaringan penerbangan internasionalnya untuk meningkatkan kinerja lalu lintas penumpang transit.
Sepanjang tahun tersebut, Saudia melayani sekitar 37 juta penumpang, meningkat 6% dibandingkan dengan tahun 2024.
Sepanjang tahun 2025, maskapai nasional Arab Saudi ini mengoperasikan lebih dari 203.900 penerbangan terjadwal maupun tambahan, meningkat 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, total jam terbang mencapai sekitar 597.000 jam, naik 2,5%.
Saudia juga mencatat pertumbuhan lalu lintas transit antarbenua melalui bandara-bandara di Arab Saudi sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan kinerja operasionalnya, maskapai ini melayani lebih dari 3,2 juta penumpang transit, meningkat 8,4%.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh perencanaan operasional sepanjang tahun, termasuk pada musim puncak perjalanan, guna mengakomodasi peningkatan permintaan secara efisien.
Direktur Jenderal Saudia Group Engr. Ibrahim Al-Omar mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang yang konsisten dari tahun ke tahun, diiringi dengan terjaganya efisiensi operasional dan ketepatan waktu penerbangan, mencerminkan kerja terpadu seluruh tim di bidang perencanaan dan operasional.
Kinerja tersebut, dia menambahkan, sejalan dengan tujuan Strategi Penerbangan Arab Saudi dan memperkuat peran Saudia dalam menghubungkan dunia dengan Arab Saudi.
“Peningkatan kinerja operasional ini turut mendukung kemampuan Saudia dalam menghubungkan para pengunjung ke berbagai agenda utama di bidang pariwisata, hiburan dan olahraga, termasuk selama musim haji dan umrah,” jelasnya.
Pertumbuhan operasional Saudia yang konsisten mendukung pencapaian tujuan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional, seiring dengan perluasan jaringan internasionalnya ke sejumlah destinasi utama, termasuk Moskow.
Melalui pembukaan rute terjadwal dan musiman baru, Saudia sebagai maskapai nasional terus menghubungkan dunia dengan Arab Saudi.
Pertumbuhan ini ditopang oleh berbagai inovasi peningkatan layanan dan kinerja ketepatan waktu yang terdepan di industri, sekaligus mendorong ambisi Arab Saudi untuk melayani 330 juta penumpang dan terhubung dengan lebih dari 250 destinasi global pada tahun 2030. B




