PT Perikanan Indonesia dan PT Pos Logistik Indonesia menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pemanfaatan jasa dan potensi kerja sama logistik terpadu.
Menurut Direktur Pengembangan PT Perikanan Indonesia Errinto Pardede, penguatan sistem logistik merupakan elemen krusial untuk mendorong efisiensi rantai pasok produk perikanan dari hulu hingga hilir.
Dia menjelaskan, tantangan distribusi selama ini menjadi salah satu faktor penentu daya saing industri perikanan nasional, baik di pasar domestik maupun ekspor.
“Melalui kerja sama ini, PT Perikanan Indonesia dan PT Pos Logistik akan berkolaborasi dalam pengelolaan jasa transportasi barang yang lebih terintegrasi,” jelasnya.
Selain itu, kata Errinto, kolaborasi itu mencakup pemanfaatan fasilitas pergudangan, distribusi hingga pengembangan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis perikanan.
Dia menilai bahwa kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga membuka peluang co-branding dan joint marketing yang lebih luas.
Kerja sama itu merupakan upaya perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnisnya dengan mendorong peningkatan layanan logistik sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Adapun penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Errinto bersama Plt Direktur Utama PT Pos Logistik Indonesia Arifin Muchlis.
Agenda tersebut turut disaksikan oleh Direktur Keuangan PT Perikanan Indonesia Eddi Santosa sebagai bentuk komitmen manajemen dalam memperkuat sinergi antarbisnis.
Errinto optimistis sinergi dengan PT Pos Logistik akan memperkuat posisi PT Perikanan Indonesia sebagai BUMN pangan yang adaptif dan berorientasi pada layanan.
Ke depan, Errinto berharap, kerja sama itu diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi hasil perikanan, meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas akses pasar secara signifikan. B




