Inilah Rute dan Kuota Mudik Nataru 2025/2026

Para penumpang tengah bersiap memasuki gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. (dok. kai)
Bagikan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan program mudik gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Program tersebut mulai dari mudik gratis bus, kereta api, sampai kapal laut dan caranya untuk ikut serta ada petunjukknya.

Berdasar keterangan resmi dari Kemenhub, program mudik gratis Nataru 2025/2026 dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen HUbdat) Kemenhub, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Dengan program itu, masyarakat tidak perlu keluar biaya saat mudik Nataru 2025/2026.

”Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub menyelenggarakan mudik gratis dari Jakarta dengan 10 rute tujuan,” tulis Kemenhub.

Rute tujuan itu adalah dari Jakarta menuju Solo, Yogyakarta, Surabaya, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Malang, dan Madiun.

Total ada 70 unit bus yang disiapkan untuk mengangkut 3.080 penumpang dan 2 unit truk untuk mengangkut 60 sepeda motor.

Khusus Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, program mudik gratis Nataru 2025/2026 berlangsung pada dua lintasan, yakni lintas Utara (Jakarta Gudang – Semarang Tawang) dan lintas Tengah (Jakarta Gudang – Purwosari).

Selama 12 hari, kereta akan mengangkut 12.720 penumpang dan 5.568 sepeda motor secara gratis.

”Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub akan menyelenggarakan mudik gratis bagi 12.311 penumpang dengan total 57 rute pelayaran,” data Kemenhub menyebutkan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, sebanyak 119,5 juta orang diprediksi melakukan perjalanan atau bepergian di luar maupun dalam provinsi selama masa libur Nataru.

Menurut survei 42,01% penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan pada masa libur Nataru 2025/2026,” jelasnya.

Kemenhub melalui Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan Badna Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta akademisi, telah melakukan survei Potensi Pergerakan Orang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan hasilnya ada tren peningkatan potensi pergerakan masyarakat secara nasional. B

Komentar

Bagikan