PT KAI Siapkan Sembilan Kereta Tambahan Antisipasi Lonjakan Pemudik

Penumpang siap naik kereta di Stasiun Gambir, Jakarta. (dok. bandara)
Bagikan

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 1 Jakarta menyiapkan kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang saat arus mudik.

Sedikitnya ada sembilan kereta api tambahan akan dioperasikan untuk mencegah penumpukan penumpang selama mudik Lebaran.

“Jadi untuk antisipasinya tentunya sudah memikirkan dari berbagai hal, terutama dari sisi sarana prasarana dan juga kesiapan petugas,” ujar Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Sabtu (9/4/2022).

Menurutnya, kereta-kereta tersebut dipastikan dalam kondisi baik, sehingga dapat digunakan kapan pun.

Sebanyak sembilan kereta tambahan itu akan beroperasi dari dua stasiun, yakni dari Stasiun Gambir dan Stasiun Senen.

“Dari sisi sarana kita pastikan seluruh sarana yang dimiliki PT KAI Daop 1 Jakarta, artinya kereta api yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen ini kita pastikan dalam kondisi baik,” tutur Eva.

Baca juga :   Targetkan 30 Juta UMKM Onboarding Digital Hingga 2023

Jadi, dia menambahkan, jika sewaktu-waktu dibutuhkan penambahan kereta untuk dioperasikan pada momen Angkutan Lebaran 2022 ini, semua sarananya sudah siap operasi.

Selain menyediakan kereta tambahan, Eva menjelaskan KAI sudah menyiapkan sejumlah petugas. Dia menyebutkan nantinya para petugas itu akan ditempatkan di stasiun dan di dalam kereta.

“Dari sisi petugas ini kesiapannya kita sudah melakukan floating sesuai dengan prediksi ataupun antisipasinya dari stasiun maupun di dalam sarananya nanti,” ungkapnya.

Eva menyatakan, petugas ini akan lebih banyak melakukan mobile juga untuk mengingatkan pengguna jasa agar tetap prokes, utamanya penggunaan masker dan tidak berkumpul.

KAI, lanjutnya, akan menurunkan sejumlah personel untuk mengamankan situasi menjelang mudik Lebaran.

Baca juga :   Dadang Indranegara Kaotban X Merauke

“Ada 610 personel gabungan yang disiapkan, baik dari petugas PAM KAI, Babin Polsuska dan BKO TNI-Polri,” tutur Eva. B

 

Komentar

Bagikan