Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN Perkuat Keselamatan Penyeberangan Domestik

Kegiatan Forum The Regional Stakeholder Workshop to Enhance Domestic Ferry Safety. (dok. hublakemenhub)
Bagikan

Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan komitmennya dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan domestik di kawasan Asia Tenggara pada forum The Regional Stakeholder Workshop to Enhance Domestic Ferry Safety.

Kegiatan yang digelar oleh International Maritime Organization (IMO) pada 10 – 11 Desember di Bali ini mempertemukan para pemangku kepentingan regional, termasuk Indonesia untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan standar keselamatan kapal dan mendorong lahirnya aksi nyata dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan di negara – negara ASEAN.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan International Maritime Organization (IMO), Uni Eropa, delegasi negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina, serta para pakar dari IMO, World Maritime University (WMU), Interferry, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.

Mewakili Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menyampaikan bahwa angkutan penyeberangan domestik merupakan tulang punggung konektivitas dan mobilitas masyarakat di Asia Tenggara, terutama bagi negara – negara kepulauan seperti Indonesia.

“Untuk itu, peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan merupakan tanggung jawab kita bersama agar layanan transportasi laut semakin aman, andal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Penyelenggaraan workshop IMO ini, dia menambahkan, menjadi kesempatan penting bagi negara – negara ASEAN untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang telah dilakukan, berbagi pengalaman dan merumuskan langkah praktis yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan nasional, serta regional.

Dirjen Masyhud juga memberikan apresiasi kepada IMO dan Uni Eropa atas dukungan berkelanjutan melalui EU – ASEAN Sustainable Connectivity Package (SCOPE) – Ship Safety Project, yang dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan standar keselamatan kapal di negara Kawasan ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia kembali menyatakan  komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan kapal, termasuk angkutan penyeberangan domestik, melalui modernisasi regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan pengawasan, serta infrastruktur keselamatan.

Tidak hanya itu, Indonesia terus mendorong terciptanya kolaborasi yang semakin erat antarnegara ASEAN dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan transportasi laut yang aman, terhubung, inklusif dan berkelanjutan.

“Saya berharap agar kerja sama yang dilakukan ini dapat menghasilkan kemajuan signifikan bagi keselamatan kapal dan angkutan penyeberangan di kawasan ASEAN,” tuturnya. B

Komentar

Bagikan