ASEAN Para Games 2022 Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Acara penutupan ASEAN Para Games XI 2022 di Stadion Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (6/8/2022). (dok. kemenparekraf.go.id)
Bagikan

Pelaksanaan ASEAN Para Games Ke-11 2022 di Kota Surakarta, Jawa Tengah merupakan satu upaya dalam membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk bangkit dari pandemi Covid-19, karena event ini menyerap ribuan peluang usaha dan tenaga kerja baru.

“Dua perwakilan kurator event dari Kemenparekraf berhasil mempekerjakan hampir 5.000 pelaku ekonomi kreatif dalam acara pembukaan dan penutupan ASEAN Para Games XI,” ujarnya setelah menghadiri penutupan ASEAN Para Games XI 2022 di Stadion Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (6/8/2022).

Pelaku ekonomi kreatif ini mulai dari lighting, penari, penyanyi, konstruksi, pemusik, disain grafis, dan video mapping dengan 80% dari pekerja tersebut berasal dari Surakarta dan sekitarnya.

Baca juga :   AKI 2021 Akan Angkat Potensi Ekraf Pasca Pandemi

“Ini yang kita harapkan bisa menjadi pemantik kebangkitan bukan hanya olahraga kita, tapi juga kebangkitan pariwisata dan ekonomi Kota Surakarta, Jawa Tengah dan juga Indonesia. Jadi, kami sangat bersyukur dan kita tutup ASEAN Para Games ke-XI dengan penuh optimisme,” jelas Sandiaga.

Selain itu, Menparekraf juga mengapresiasi keberhasilan Indonesia memperoleh 175 medali emas dalam event olahraga Asia Tenggara ini.

Sandiaga berpesan agar para atlet yang ikut serta dalam ajang ini untuk mempersiapkan diri mengikuti ASEAN Para Games ke-XII di Kamboja dan Olympic Para Games di Paris, Prancis pada 2024.

“Mudah-mudahan teman-teman semua berprestasi dan menorehkan sejarah untuk kebanggaan dan harumnya bangsa dan negara,” tuturnya.

Salah satu atlet ASEAN Para Games dari Indonesia peraih medali emas yang menarik perhatian Sandiaga adalah Kholidin.

Baca juga :   Ditjen Hubla Kemenhub Respon Kehadiran Tol Laut Kapal Motor ke Papua

Atlet panahan yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang bubur ayam ini merupakan penyandang tuna daksa dan menarik anak panahnya menggunakan gigi.

“Mas Kholidin ini menjadi inspirasi bagi kita semua, kita bisa belajar bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berprestasi,” ungkapnya usai bertemu Kholidin di Stasiun Solo Balapan.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo yang hadir dalam menutup ajang ASEAN Para Games XI mengucapkan terima kasih kepada 1.248 atlet dari seluruh negara Asean yang berlaga dalam event ini.

Presiden menuturkan, solidaritas antar bangsa ASEAN yang ditunjukkan para atlet dapat menjadi kekuatan yang besar bagi ASEAN dan penyandang disabilitas.

“Kita mendukung terus setiap inisiatif dari penyandang disabilitas, kita sukseskan ASEAN Para Games tahun depan di Kamboja,” tutur Jokowi. B

Komentar

Bagikan