Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan membawa sebanyak 243 orang penumpang.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator menjelaskan, kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita.
Sebelumnya, dia menambahkan bahwa Kapal Virgo Transport 8 menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan.
“Posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin,” jelasnya dalam konferensi pers di Banjarmasin.
Dia mengatakan, perkembangan pencarian dan penyelamatan penumpang dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat menuju Banjarmasin ada 103 orang yang sudah terevakuasi.
“Penumpang yang terevakuasi itu dibawa dengan beberapa kapal. Salah satu kapal mengangkut 16 orang penumpang Kapal Virgo Transport 8 dengan kondisi 15 orang selamat dan satu orang meninggal,” tuturnya.
Putu menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterima pihaknya adalah Kapal Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang, tetapi informasi tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan proses evakuasi yang berjalan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin menerima laporan mengenai hilang kontak kapal pada pukul 04.10 Wita dari General Manager PT Virgo Yoel Rihi.
Kapal tersebut diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9), pukul 10.13 GMT.
Kantor SAR Banjarmasin telah memberangkatkan enam personel menuju Dermaga SAR Basirih untuk melanjutkan pencarian ke lokasi perkiraan posisi terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241.
Putu menegaskan, pihaknya mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pencarian karena kapal tersebut membawa penumpang dan awak dalam jumlah besar yang keselamatannya menjadi prioritas operasi SAR.
“Kami telah menerima laporan terkait hilang kontaknya kapal Virgo Transport 8 dan segera mengerahkan personel, serta KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir,” ungkapnya.
Kantor SAR Banjarmasin juga mengoptimalkan koordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah pencarian terus dipantau.
Operasi pencarian melibatkan koordinasi dengan KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, PT Pelindo Banjarmasin, dan agen kapal Virgo Cabang Banjarmasin untuk mendukung penanganan sesuai dengan perkembangan situasi.
Kantor SAR Banjarmasin menyebutkan estimasi waktu tempuh menuju lokasi perkiraan posisi terakhir sekitar 5 jam.
“Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari petugas, tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan dan pencarian berdasarkan perkembangan situasi di lapangan,” tutur Putu. B




