TransJakarta Blok M – Bandara Soetta Beroperasi Sebelum Lebaran 2026

Angkutan bus Transjakarta Blok M. 9dok. istimewa)
Bagikan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta memastikan layanan bus Transjakarta rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta segera beroperasi dalam waktu dekat.

Menurut Gubernur Jakarta Pramono Anung, rute strategis tersebut sudah bisa melayani masyarakat sebelum Idulfitri mendatang.

Dia memperkirakan, operasional perdana rute tersebut dapat dimulai pada minggu keempat Februari 2026 atau paling lambat awal Maret mendatang.

“Saya sudah meminta untuk sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka. Jadi mudah – mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini atau di awal Maret nanti kami buka,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta.

Pramono menjelaskan bahwa pembukaan rute tersebut tidak hanya sekedar menyediakan armada, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur penunjang yang layak.

Dia menegaskan, pembangunan halte yang representatif menjadi prioritas mutlak, mengingat rute bandara merupakan gerbang utama yang mempresentasikan citra ibu kota dan negara.

“Untuk ke Soekarno-Hatta, karena apapun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia, maka saya sudah memerintahkan halte – haltenya untuk dibangun,” ungkapnya.

Pramono mengatakan bahwa fasilitas rute bandara tidak boleh dikerjakan setengah hati, karena akan menjadi sorotan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dia menolak opsi penggunaan pemberhentian sementara atau bus stop sederhana, karena standar pelayanan menuju bandara internasional harus terjaga kualitasnya.

Terkait dengan teknis operasional di lapangan, Pemprov Jakarta akan bekerja sama dengan Angkasa Pura untuk mengatur titik pemberhentian.

Nantinya, Pramono menambahkan, bus TransJakarta akan melayani penumpang di tiga titik utama bandara, yakni Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 3.

“Jadi, nanti di Soekarno-Hatta ada tiga terminal. Terminal 1A, 1B dan pokoknya ada tiga. Tiga terminal yang akan diberhentikan. Terminal 3,” jelasnya.

Mengenai tahap awal, Pramono menyebutkan segera mengerahkan 20 unit armada bus untuk melayani rute Blok M – Bandara Soetta.

Jumlah tersebut diproyeksikan dapat mengangkut sekitar 1.950 penumpang sampai dengan 2.000 penumpang per hari.

“Karena untuk perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan, minimum, itu kurang lebih 2.000-an, 1.950 sampai 2.000,” ujarnya.

Pramono juga membuka kemungkinan penambahan armada jika respons publik terhadap rute baru ini terus meningkat. B

 

Komentar

Bagikan