
Angkutan Transjakarta memperingati 22 tahun operasional koridor pertama.
Lebih dari sekadar perayaan angka, momentum ini menjadi bentuk penghormatan bagi jutaan warga Jakarta yang telah menjadikan Transjakarta sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan mereka.
Sejak memulai perjalanan pada 15 Januari 2004, Transjakarta kini telah tumbuh bersama masyarakat, melayani lebih dari 1,4 juta pelanggan setiap hari melalui 233 rute yang menghubungkan seluruh sudut kota dan daerah penyangga.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menyatakan bahwa setiap pencapaian yang diraih Transjakarta hari ini adalah hasil dari suara dan kepercayaan pelanggan.
“Transjakarta tidak tumbuh sendirian. Kami ada dan berkembang karena kritik, saran, serta kesetiaan pelanggan yang terus mendorong kami untuk berbenah. Transformasi ini bukan tentang Transjakarta, melainkan tentang komitmen kami untuk menyediakan layanan yang lebih inklusif dan relevan bagi setiap pelanggan yang mengandalkan kami setiap hari,” ujarnya.
Sejarah mencatat bahwa sejak perluasan Koridor 2 dan Koridor 3 pada tahun 2006, masyarakat Jakarta telah menunjukkan adaptasi luar biasa terhadap budaya bertransportasi baru.
Transjakarta mengapresiasi pelanggan yang telah membangun budaya tertib dan antre, menjadikan transportasi publik bukan sekadar alat angkut, melainkan ruang sosial yang inklusif dan setara bagi semua lapisan warga.
Selain itu, mendengarkan aspirasi pelanggan untuk transportasi yang lebih bersih dan modern, Transjakarta terus bertransformasi, yakni sebagai berikut:
- Mobilitas Hijau: Menjawab harapan akan udara yang lebih bersih, 470 bus listrik kini telah beroperasi dengan target 100% elektrifikasi pada tahun
- Halte sebagai Ruang Bersama: Revitalisasi halte kini difokuskan agar lebih aksesibel dan nyaman, berfungsi sebagai ruang interaksi sosial dan kegiatan budaya warga.
- Integrasi Digital: Aplikasi TJ terus dikembangkan untuk memudahkan mobilitas pengguna, sedangkan optimalisasi layanan, seperti Open Top Tour hadir untuk memberikan sisi rekreasi yang terjangkau bagi semua keluarga.
Transjakarta mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta melalui program Rabu Transum, memastikan bahwa setiap kebijakan diambil berdasarkan realitas yang dirasakan oleh pelanggan di setiap halte dan bus.
Menutup peringatan ini dan menyongsong HUT PT Transjakarta pada 27 Maret mendatang, Welfizon memberikan penekanan khusus pada semangat kolaborasi bersama masyarakat.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam – dalamnya kepada seluruh pelanggan yang telah membersamai perjalanan panjang transformasi ini. Kehadiran pelanggan di setiap bus dan halte adalah penggerak utama perubahan Transjakarta,” ungkapnya.
Manajemen Transjakarta percaya pada semangat co-creation bahwa layanan transportasi yang ideal hanya bisa terwujud melalui kerja sama antara penyedia layanan dan masyarakat penggunanya.
“Setiap perjalanan Anda adalah kontribusi nyata bagi masa depan transportasi Jakarta yang lebih baik,” kata Welfizon. B



