Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan mengalokasikan anggaran Rp10 miliar, untuk merehabilitasi Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang terdampak bencana longsor.
“Kami akan alokasikan sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan di wisata Colo ini,” kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemoen saat meninjau lokasi longsor di pintu masuk Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Dalam kesempatan itu, dia memantau langsung lokasi longsor yang panjangnya sekitar enam meter tersebut.
Lokasi itu merupakan akses keluar masuk wisata Colo, yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat.
Menurut Taj Yasin, mengingat banyak pelaku UMKM yang menggantungkan perekonomiannya di destinasi wisata tersebut, dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan rehabilitasi lokasi tersebut, supaya akses lalu lintas kendaraan bisa lancar.
Terlebih, pada Sya’ban, akan banyak pengunjung yang melaksanakan ziarah di Makam Sunan Muria.
“Langkah awalnya, yang akan dilakukan adalah memastikan bus bisa naik ke atas. Seperti hari ini tadi ada 12 bus yang urung naik. Padahal, bulan depan sudah Sya’ban, ratusan bus biasanya datang untuk berziarah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng, yang sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan longsor di Colo.
Dia menambahkan, saat ini juga ada enam kecamatan di Kudus yang terdampak bencana banjir. Sebanyak 12.650.000 jiwa terdampak dalam bencana tersebut.
“Harapan kami bencana di wilayah ini segera berlalu, sehingga ekonomi masyarakat akan baik kembali,” kata Sam’ani. B




