KAI Cirebon Mulai Operasikan KA Ranggajati Generasi Baru

Rangkaian kereta Api (KA) Ranggajati dengan rute Cirebon - Jember pergi pulang (pp). (dok. kai)
Bagikan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat mulai mengoperasikan Kereta Api (KA) Ranggajati dengan rangkaian kereta Stainless Steel New Generation untuk meningkatkan kenyamanan penumpang serta mendukung transportasi berkelanjutan.

Menurut Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Sigit Winarto, pengoperasian sarana baru tersebut, merupakan komitmen perusahaannya dalam meningkatkan kualitas layanan kereta api jarak jauh yang diminati masyarakat.

“KA Ranggajati merupakan salah satu layanan yang cukup diminati, sehingga peningkatan ini menjadi langkah strategis menjawab kebutuhan pelanggan,” katanya di Cirebon.

Dia menjelaskan, pengoperasian rangkaian baru tersebut, resmi diberlakukan mulai 11 Januari 2026 sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang modern dan andal.

KA Ranggajati, pertama kali dioperasikan pada 1 November 2016 dan hingga kini menjadi salah satu layanan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi cukup tinggi, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon.

Sigit menjelaskan, rangkaian Stainless Steel New Generation memiliki konstruksi yang lebih kokoh dan tahan lama, sekaligus mendukung efisiensi energi serta operasional kereta api.

“Perubahan sarana pada KA Ranggajati ini, diharapkan dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain tampilan yang lebih modern, desain rangkaian tersebut juga difokuskan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh.

Sigit menegaskan KA Ranggajati dengan sarana terbaru memiliki kapasitas total 560 tempat duduk, terdiri atas 200 kursi kelas eksekutif dan 360 kursi kelas ekonomi.

“Susunan rangkaian kereta meliputi empat kereta eksekutif, lima kereta ekonomi, serta satu kereta makan untuk melayani kebutuhan penumpang,” ujarnya.

Menurut Sigit, fasilitas unggulan yang disediakan antara lain kursi captain seat ergonomis dengan fitur reclining dan revolving, bagasi lebih luas, pintu elektrik, serta pencahayaan interior yang optimal.

Dia menuturkan selama tahun 2025, jumlah penumpang KA Ranggajati tercatat mencapai 266.063 orang dan kehadiran sarana baru ini diyakini dapat meningkatkan minat serta okupansi penumpang.

Sigit menjelaskan, KA Ranggajati melayani relasi Cirebon – Jember pulang pergi dan berhenti di sejumlah stasiun strategis, seperti Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng hingga Probolinggo.

“Kami memastikan pengoperasian rangkaian baru, tersebut tidak disertai kenaikan tarif karena harga tiket tetap mengacu pada tarif batas bawah dan batas atas yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya. B

 

 

Komentar

Bagikan