Pekerjaan Jalur Ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso Terus Dipercepat

Proses pembangunan jalur ganda kereta api (KA) Solo Balapan - Kadipiro - Kalioso. (dok. istimewa)
Bagikan

Progres pembangunan jalur ganda Kereta Api (KA) Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahapan erection girder, yaitu proses pengangkatan dan pemasangan balok beton bertulang (PCI girder) ke posisi pilar penyangga jalur layang.

Tahapan ini merupakan bagian krusial dalam pembangunan, karena girder berfungsi sebagai tulang punggung struktur layang tempat rel kereta akan dipasang.

Proses erection dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi agar posisi setiap girder sejajar dan kuat menopang beban kereta saat beroperasi nanti.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Rudi Pitoyo menjelaskan bahwa sebelum dipasang, setiap girder melalui tahap stressing atau penegangan kabel baja di dalam struktur beton.

“Proses stressing dilakukan untuk memastikan girder memiliki kekuatan maksimal dalam menahan beban berat kereta api yang melintas di atasnya. Kami memastikan setiap tahapan konstruksi memenuhi standar keselamatan dan mutu sesuai spesifikasi teknis,” ujarnya.

Selain erection girder, tim juga tengah mengerjakan pembesian deck slab, yakni penyusunan tulangan baja di atas girder yang berfungsi sebagai pengikat antarbalok.

Nantinya, bagian ini akan menjadi lantai beton tempat rel dipasang.

Sementara itu, di Jembatan Simpang Joglo, pekerjaan pemasangan rel juga sedang berlangsung.

Pemasangan dilakukan dengan presisi tinggi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan operasional saat jalur ganda mulai beroperasi penuh.

Menurut Rudi, setelah seluruh pekerjaan rampung, masyarakat segera merasakan manfaat besar dari proyek ini.

“Dengan beroperasinya jalur ganda, perjalanan kereta akan lebih lancar, waktu tempuh menjadi singkat, kapasitas angkut meningkat, dan lalu lintas jalan raya di Simpang Joglo akan lebih tertata karena tidak ada lagi kemacetan akibat perlintasan sebidang,” jelasnya.

Sebagai informasi, jalur layang sisi Timur pada lintas Solo Balapan – Kadipiro telah beroperasi sejak Oktober 2024, sedangkan pengerjaan sisi Barat kini terus dipercepat.

Pembangunan ini merupakan bagian dari proyek strategis Jalur Ganda Solo – Semarang Fase 1 yang dikerjakan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi perkeretaapian di wilayah Jawa Tengah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan Solo Raya dan sekitarnya. B

 

Komentar

Bagikan