by

PELUANG KERJASAMA INDONESIA – INGGRIS UNTUK PENGEMBANGAN BANDAR UDARA INDONESIA

Departemen Perdagangan Internasional Inggris yang bernaung di bawah Kedutaan Besar Inggris di Indonesia secara aktif mengadakan berbagai jenis kegiatan untuk mempertemukan perusahaan Inggris dan Indonesia. Sektor kebandarudaraan Indonesia di tahun 2019 kemarin menempati urutan ke-10 peringkat dunia berdasarkan total jumlah penumpang yang dilayani oleh hampir 300 bandara di seluruh penjuru tanah air. Dengan pengalaman dan keahlian yang telah diakui dunia, berbagai perusahaan Inggris siap bermitra dengan organisasi di Indonesia yang bergerak di bidang pengembangan bandar udara.

Salah satu kegiatan utama di tahun 2019 ditandai dengan diadakannya Paviliun Inggris pada ajang Airport Solution Exhibition and Conference 2019 di bulan Desember. Paviliun Inggris diramaikan dengan partisipasi 14 perusahaan Inggris yang terdiri dari: Ipsotek, Blighter, Synergict, MOOG, Sikka Limited, Ramboll UK, Tyco Security, CU Phosco, Westfield, Nordic UK, Aedas, Benoy, ESP dan Roadgrip.

Selama dua hari pameran, peserta dari Paviliun Inggris menghadiri berbagai ajang diskusi dan membina networking dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan, operator bandara Angkasa Pura, AirNav dan berbagai asosiasi pendukung sektor ini. Selain kegiatan pameran, Paviliun Inggris ini juga dihadiri para ahli dan operator Bandara di Indonesia.

Kunjungan ke-14 perusahaan Inggris ini diakhiri dengan kunjungan lapangan ke Bandara Internasional Lombok yang diterima langsung oleh General Manajer Bandara Lombok dimana Angkasa Pura I memaparkan rencana pengembangan bandara dan peluang kerja sama. Peserta kunjungan ke Lombok juga berkesempatan mendengarkan paparan rencana pengembangan destinasi pariwisata Mandalika. (PN)

Comment

BERITA TERKAIT