by

BANDARA ANDI JEMMA JUARA I UPBU KELAS III PERINTIS

Moh. Tatang Ikhsan bersama Kabandara Moh. Saboe

Bandara Andi Jemma, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, dinobatkan sebagai Juara I bandara dengan layanan terbaik pada kategori UPBU Kelas III yang melayani penerbangan perintis dalam acara Bandara Awards 2019.
Penganugerahan yang berlangsung Jumat (6/12/2019) malam dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti serta Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Dalam kesempatan itu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengaku bangga karena dua dari tiga bandara yang berada di Kabupaten Luwu Utara, yaitu Bandara Andi Jemma dan Bandara Seko, berhasil masuk menjadi nominasi UPBU Kelas III Perintis terbaik meskipun yang masuk sebagai juara hanya Bandara Andi Jemma.
Bupati Luwu Utara menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berkomitmen untuk mengembangkan tiga bandara yang berada di daerah itu, yaitu Bandara Andi Jemma, Bandara Seko dan Bandara Rampi yang ketiganya adalah bandara perintis.
“Sudah dua tahun terakhir ini kami concern terhadap pengembangan tiga bandara tersebut. Apalagi kini sejak tahun 2017, sudah hadir penerbangan kargo ke tiga bandara tersebut dan targetnya tercapai 100%,” kata Bupati.
Salah satu komitmen Pemkab dalam pengembangan bandara adalah pembebasan lahan menggunakan APBD 2018 guna pengembangan Bandara Andi Jemma sehingga tahun 2021 pesawat ATR-72 sudah bisa mendarat di Bandara Andi Jemma.
Dalam acara Bandara Awards 2019, Bupati Luwu Utara juga menyerahkan sertifikat lahan yang akan digunakan untuk pengembangan Bandara Andi Jemma kepada Dirjen Polana B. Pramesti. (RI/*)

 

APRESIASI YANG MEMBANGGAKAN

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, bersama Kabandara Moh. Saboe

Sementara itu Kepala Bandara Andi Jemma Moh. Saboe mengemukakan bahwa penghargaan yang diraih oleh bandara kebanggaan masyarakat Masamba itu merupakan apresiasi dari hasil yang telah dicapai oleh pengelola bandara.
“Kami sangat senang dan bangga dengan award ini. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras kami bersama dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap pengguna jasa bandara dan memacu kami untuk bisa lebih baik lagi serta meningkatkannya,” ujarnya.
Bandara Andi Jemma saat ini memiliki runway sepanjang 1100 meter x 30 meter. Untuk pengembangan bandara, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sudah membebaskan lahan seluas lima hektar sehingga runway bandara itu pun bisa diperpanjang menjadi 1450 meter x 30 meter dan targetnya tahun 2020 pengerjaannya sudah selesai dan pesawat ATR-72 bisa mendarat di bandara tersebut.
Dengan berkembangnya Bandara Andi Jemma tentu tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Luwu Utara, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar kabupaten tersebut seperti Kabupaten Luwu Timur yang memiliki potensi pertambangan nikel dan Luwu Utara sendiri yang memiliki potensi perkebunan serta pariwisata. (RI/*)

Comment

BERITA TERKAIT