by

Indonesia Aviation School Selenggarakan Training

-HOT NEWS-121 views
Direktur Utama IAS Zulkoflie Abbas

Indonesia Aviation School (IAS) kembali dipercaya oleh AirNav Indonesia untuk menyelenggarakan training Human Factor (HF) dan Safety Management System (SMS) di Fame Hotel, Tangerang. Acara training ini dibuka oleh Budi Hendro Setiyono selaku Head Master IAS yang melaporkan tentang pelaksanaan training tersebut.
Training tersebut diselenggarakan selama lima hari, yakni hari Senin – Jumat 18 – 22 November 2019. Peserta training tersebut diikuti oleh 48 orang pegawai AirNav yang terdiri dari seluruh bandara Indonesia, seperti dari Wamena, Papua dan Sorong, Papua Barat.

Direktur Utama IAS Zulkoflie Abbas mengemukakan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan AirNav Indonesia yang dipercayakan kepada IAS untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Ini adalah sebuah kepercayaan yang diberikan kepada IAS. Kami senang bisa turut menyelenggarakan kegiatan ini karena turut berkontribusi dalam mengembangkan sumber daya manusia AirNav Indonesia,” katanya.
Dari 48 peserta, Zulkoflie menjelaskan bahwa terbagi menjadi dua kelas dimana setiap kelasnya diikuti oleh 24 peserta training, baik Human Factor maupun Safety Management System. “Pemberi materi pada masing-masing kelas adalah orang-orang yang berkompeten pada bidangnya, di antaranya adalah Wisnu Darjono mantan Direktur Operasional AirNav Indonesia yang mengajar kelas Safety Management System (SMS) dan Human Factor (HF) pengajarnya adalah Harjoso Tjatur Prijanto mantan Direktur Operasional Angkasa Pura I bersama Sri Hastuti selaku Psikolog,” ungkap Zulkoflie.
Selain training tersebut, rencananya awal Desember 2019 ini, IAS bekerjasama dengan Direktorat Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan akan menyelenggarakan Training ATC Checker.
Pada kesempatan yang sama, Zulkoflie juga mengatakan bahwa belum lama ini IAS mendapatkan penghargaan dari AirNav Indonesia dalam acara mengenang satu tahun meninggalnya pegawai AirNav Indonesia, yaitu Antonius Agung dalam bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu tahun 2018 lalu. “Penghargaan ini diberikan di Makassar, tepatnya pada tanggal 13 November 2019. IAS adalah satu-satunya sekolah penerbangan swasta yang mendapatkan penghargaan ini karena telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan SDM AirNav Indonesia,” sambungnya.

Comment

BERITA TERKAIT