by

Ali MochtHar Ngabalin Sambut Baik Pembangunan Bandara Baru Fakfak

Guna meningkatkan konektivitas transportasi udara di Provinsi Papua Barat, Kementerian Perhubungan akan membangun empat bandara baru. Salah satunya adalah bandara baru di Kabupatek Fakfak, yakni Bandara Siboru.
Terkait rencana Pemerintah untuk membangun bandara baru di Kabupaten Fakfak tersebut disambut baik dan penuh antusias oleh Ali Mochthar Ngabalin yang juga seorang putra daerah Fakfak yang merupakan keturunan dari Raja Arguni Kokas di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Menurut Ali, Kabupaten Fakfak memiliki potensi wisata alam, bahari dan budaya yang beragam serta memiliki peninggalan prasejarah dan perang dunia II sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Fakfak. “Fakfak ini luar biasa dan memiliki banyak potensi. Dengan dibangunnya bandara baru tentu mampu meningkatkan konektivitas udara di daerah itu dan harus didukung juga dengan infrastruktur dan sinergi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta pelaku industri pariwisata dalam menggarap potensi wisata yang ada sehingga membuat Fakfak menjadi berkembang dengan baik dan menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Papua Barat, apa lagi dengan adanya transportasi udara menjadi semakin mudah karena akses ke Fakfak masih terbatas,” ungkapnya.
Kabupaten Fakfak merupakan salah satu dari delapan daerah yang menjadi cikal bakal pembentukan Provinsi Otonomi Irian Barat. Fakfak juga merupakan daerah yang memiliki sejarah tentang perjalanan masuknya tiga agama, yakni Islam, Katolik dan Kristen Protestan yang dianggap sebagai agama keluarga di Fakfak sehingga tercetus semboyan yang mempererat harmonisasi antar sesama, yaitu Satu Tungku Tiga Batu, Satu Hati Satu Saudara.

Comment

BERITA TERKAIT