by

Bandara Radin Inten II Digitalisasi Pelayanan

Sejak awal September 2019, Bandara Radin Inten II mulai menerapkan digitalisasi dalam peningkatan pelayanan. Kepala Bandara Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta, mengatakan bahwa Bandara Radin Inten II merupakan bandara pertama di lingkungan UPBU yang menerapkan pelayanan digital ini.
Optimalisasi teknologi dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas service amenities dan aspek keamanan dan ketertiban pada sisi darat terminal bandara. Selain itu, digitalisasi ini juga digunakan untuk peningkatan akuntabilitas pola pungutan pelayanan untuk PNBP, cashless secara direct ke virtual account pendapatan non-aero BLU UPBU Radin Inten II yang bekerjasama dengan berbagai bank negara.

Bandara Radin Inten II juga dianggap sukses dalam pengelolaan perlayaan parkir mandiri di lingkungan bandara ini. Asep menyebutkan bahwa berbagai pencapaian yang telah diraih oleh Bandara Radin Inten II dalam mendigitalisasikan pelayanan merupakan hasil kerja keras staf dan stakeholder yang terlibat. Asep juga mengatakan dengan digitalisasi pelayanan diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan fasilitas dan layanan kepada pengguna jasa bandara.

Kabandara Radin Inten II Asep Kosasih Samapta

“Tanpa koordinasi yang baik dari seluruh jajaran staf dan stakeholder, Bandara Radin Inten II tidak mungkin dapat mewujudkan pelayanan yang dilakukan secara digital ini,” ujar Asep.
Bandara Radin Inten II merupakan gerbang bagi masyarakat yang menggunakan transportasi udara dari atau menuju Lampung. Berbagai maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Citilink, Nam Air, dan Sriwijaya Air telah beroperasi melayani penumpang setiap harinya. (PN)

Comment

BERITA TERKAIT