by

BANDARA ANDI JEMMA LAKUKAN PERPANJANGAN RUNWAY

Kabandara Moh Saboe

Pengelola Bandara Andi Jemma terus melakukan berbagai peningkatan fasilitas sisi udara bandara yang terletak di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, agar dapat didarati pesawat jenis ATR-72 dengan melakukan perpanjangan runway.
Kepala Bandara Andi Jemma Moh. Saboe mengemukakan bahwa saat ini bandara yang ia pimpin sejak awal Maret 2019 itu masih memiliki runway sepanjang 900 meter x 23 meter sehingga hanya dapat didarati pesawat jenis Grand Caravan saja.
“Perpanjangan landasan pacu dilakukan secara dua tahap. Tahap pertama tahun ini sedang dalam pengerjaan perpanjangan runway menjadi 1.100 meter x 30 meter, tahun depan diperpanjang lagi menjadi 1.450 meter x 30 meter,” katanya.
Guna memenuhi kebutuhan perpanjangan runway, tahun ini juga dilakukan pembebasan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan seluas 5,2 hektar. Selain perpanjangan runway, saat ini juga sedang dilakukan overlay runway sehingga memenuhi syarat untuk dapat didarati pesawat jenis ATR-72.
Dengan diperpanjangnya landasan pacu bandara itu, menurut Saboe, maka kebutuhan transportasi udara di daerah itu pun dapat dilayani dengan maksimal. Tidak hanya penerbangan perintis, tetapi juga penerbangan komersial nantinya dapat dilayani oleh Bandara Andi Jemma sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur dan Luwu. “Tahun depan jadi 1.450 meter x 30 meter, tahun 2021 penerbangan komersial di bandara ini sudah dapat dinikmati masyarakat luas,” ujar Saboe.
Penerbangan perintis di Bandara Andi Jemma saat ini dilayani oleh maskapai Susi Air dengan rute Masamba – Seko PP setiap hari, Masamba – Rampi PP setiap hari, Masamba – Seko – Palu seminggu dua kali dan Masamba – Rampi – Toraja seminggu dua kali. (*)

Comment

BERITA TERKAIT