by

BANDARA SULTAN MUHAMMAD SALAHUDDIN RUNWAY DIPERPANJANG JADI 2.200 METER

Pengelola Bandara Sultan Muhammad Salahuddin di Bima tahun depan akan mengusulkan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 1.650 m x 30 m menjadi 2.200 m x 30 m.
Kepala Bandara Sultan Muhammad Salahuddin I Kadek Yuli Sastrawan mengemukakan diharapkan tahun depan dapat mengajukan pengusulan perpanjangan runway dan pembangunan terminal baru.
“Sekarang ini kami baru mengerjakan tanahnya saja,” kata Kabandara I Kadek, sembari menambahkan usulan itu didasarkan pada semakin tingginya pergerakan penumpang di bandara itu.
Peningkatan jumlah penumpang bisa dimaklumi karena Bandara Salahuddin merupakan pintu gerbang bagi tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat, yaitu Kabupaten Bima, Kotamadya Bima, dan Kabupaten Dompu. Wisatawan kian mengalir ke tiga wilayah ini.
Di Kabupaten Dompu, misalnya, terdapat satu tempat yang paling menarik perhatian wisatawan yaitu Pantai Lakey. Kebanyakan wisatawan yang datang merupakan peselancar yang ingin menikmati ombak yang terkenal bagi peselancar.

Kabandara I Kadek Yuli Sastrawan

Maka dari itu, penting bagi bandara sebagai akses dari udara untuk dapat memaksimalkan pengangkutan penumpang setiap harinya. Selama ini Bandara Salahuddin Bima melayani sembilan penerbangan yang dilakukan oleh Wings Air, Nam Air, dan Garuda Indonesia. Rute maskapai ini antara lain ke Lombok, Bali dan Makassar.
“Kami berharap ada penambahan maskapai penerbangan dan Bima dapat menjadi tempat persinggahan bagi penerbangan lainnya,” ujar Kabandara I Kadek yang pernah bertugas 17 tahun di Palu dan tiga tahun di Sumbawa sebelum pindah ke Bima.

Bagikan Berita

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKAIT