by

BANDARA GUSTI SJAMSIR ALAM Sukses 10 Program dalam 100 Hari Kerja Kabandara Baru

Kinerja Bandar Udara (Bandara) Gusti Sjamsir Alam (GSA) semakin bergairah. Tampilnya Ferdinan Nurdin sebagai Kepala Bandara di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), ini telah memacu peningkatan kinerja melalui sepuluh program yang digulirkan dalam seratus hari pertama masa kerjanya, yaitu mulai 10 Januari hingga 10 April 2019.
“Sebanyak enam program rampung pengerjaannya 100 persen, empat program lainnya mencapai 75 persen,” ungkap Ferdinan.
Pemutakhiran Aeronautical Information Publication (AIP) terkait perubahan data Bandara GSA adalah salah satu yang mencapai hasil kerja 100 persen dalam 100 hari. AIP adalah buku yang dipublikasikan pemerintah, berisi informasi aktual yang diperlukan bagi operasional penerbangan.
Berikutnya adalah amandemen Pedoman Pengoperasian Bandara (Aerodrome Manual/AM), ditandai keluarnya surat penetapan dari Direktur Bandara, Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pada 1 April 2019 terkait pengesahan dokumen AM dan pengelolaan sistem keselamatan (Safety Management System/SMS).
Lalu, perubahan nomor landasan pacu (runway designation) dari 15/33 menjadi 16/34. Pencapaian 100 persen disusul surat penetapan dari Direktur Bandar Udara pada 6 Maret 2019 tentang Perubahan Runway Designation Bandara GSA serta surat Direktur Navigasi Penerbangan pada 27 Februari 2019.

Runway Gusti Sjamsir Alam

Titik koordinat dan data fasilitas bandara, peralatan navigasi penerbangan, BMKG, dan Airnav Unit Kotabaru juga berhasil di-update. Prosesnya melalui verifikasi Direktur Navigasi Penerbangan.
Bandara GSA juga berhasil mengatasi hambatan pada free obstacle, berupa pemotongan pohon bakau di rawa sisi udara. Langkah ini dilakukan lewat program padat karya Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) GSA pada 4 April 2019.
Capaian kerja 100 persen pun tercipta pada koordinasi dengan lembaga/instansi terkait dalam menunjang dan mendukung program pengembangan Bandara GSA dalam melayani masyarakat dan menggairahkan potensi daerah Kotabaru. Nota kesepahaman (MoU) dibuat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda).
Sementara empat program lainnya, mencapai 75 persen alias tinggal finishing. Yaitu, pembuatan Masterplan, Amandemen Airport Security Program, penyusunan Program Kerja Tahun Anggaran 2020, serta kesejahteraan pegawai (antara lain kenaikan gaji pemula honorer, dan optimalisasi Koperasi Bandara sesuai ketentuan yang berlaku).

Comment

BERITA TERKAIT