BANDARA MUHAMMAD TAUFIK KIEMAS Runway Diperpanjang Jadi 1.300 Meter

Kementerian Perhubungan telah memperpanjang landasan pacu Bandara Muhammad Taufik Kiemas dari semula 1.100 meter x 23 meter diperpanjang 200 meter menjadi 1.300 x 30 meter.
Kepala Satpel Bandara Muhammad Taufik Kemas Novrizal menjelaskan perpanjangan landasan pacu dilakukan pada tahun 2018 lalu dengan sumber pembiayaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan perpanjangan runway ini, diharapkan pesawat sejenis ATR 72 bisa mendarat di bandara tersebut.
“Kami sedang kerja keras agar pesawat sejenis ATR bisa segera terbang ke bandara ini sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan wisatawan akan angkutaan moda udara,” ujar Novrizal.
Keberadaan Bandara Muhammad Taufik Kiemas – yang dulu dikenal bernama Bandara Pekonserai – di Krui Kabupaten Pesisir Barat-Lampung, yang terletak di pesisir Barat Sumatera, tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah tersebut tapi bisa jadi kebanggaan masyarakat di wilayah pesisir Barat Sumatera.
Bandara Muhammad Taufik Kiemas dibangun tahun 2004 yang saat itu memiliki panjang runway 1.100 m x 23 m dengan luas area 75 hektar. Dengan panjang runway tersebut bandara ini sudah didarati oleh pesawat perintis jenis Caravan yang dioperasikan oleh Susi Air. Hingga akhir 2016 Susi Air masih terbang dari Bandar Lampung ke Krui dan Bengkulu, serta dari Bengkulu – Krui. Bandara ini berada di Kabupaten Pesisir Barat-Lampung. Daerah ini sedang tumbuh dan berkembang perekonomiannya. Kabupaten Pesisir Barat-Lampung dikenal memiliki obyek wisata beragam dan terkenal sebagai destinasi berselancar kelas dunia.
Salah satu pantai di Krui, Pesisir Barat Lampung yakni Pantai Tanjung Setia dianggap sebagai salah satu lokasi surfing terbaik. Bahkan disejajarkan dengan Hawaii yang merupakan tempat surfing terkenal di dunia. Pantai Tanjung Setia terletak sekitar 273 km atau 6-7 jam berkendara dari Ibukota Provinsi Bandar Lampung.
Bahkan, untuk kali kedua, Pantai Tanjung Setia kembali menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan selancar dunia yang bernama Krui Pro 2018. Ajang itu dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang didampingi dengan Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal.

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *