BANDARA GATOT SUBROTO WAY KANAN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lima Wilayah

Keberadaan Bandara Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten itu, namun ada empat wilayah lain yang memperoleh dampak positif dari bandara tersebut, termasuk perekonomiannya ikut terdorong maju.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandara Gatot Subroto Wachyu mengatakan kebutuhan angkutan dari Way Kanan tidak hanya untuk kabupaten itu, tetapi juga dinikmati oleh empat wilayah di sekitarnya yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kabupaten OKU Induk, Kab. Lampung Utara, OKU Selatan dan Kab. Way Kanan.
“Berdasarkan data kami ada lima kabupaten yang potensial dan mengharapkan ada angkutan udara melalui Bandara Gatot Subroto ini. Karenanya kami sekarang kerja keras bisa mewujudkan penerbangan dari Way Kanan ke Lampung,” ujar Wachyu.
Kabupaten Way Kanan adalah salah satu dari 183 kabupaten yang dikategorikan sebagai daerah tertinggal di Indonesia. Way Kanan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang terletak jauh dari Permerintah Provinsi. Dengan beroperasinya Bandara Gatot Subroto menjadi bandara komersial dapat mendukung transportasi di lima kabupaten, yaitu Way Kanan, Lampung Barat, OKU di Baturaja, OKU Timur dan OKU Selatan sehingga dapat mendorong perekonomian daerah Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sudah mengunjungi Bandara Gatot Subroto beberapa lalu, didampingi oleh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan serta Kepala Bandara Radin Inten II Asep Kosasih Samapta, menyatakan bandara itu sudah memenuhi persyaratan sebagai bandara komersial.
Menurut Menhub, Bandara Gatot Subroto memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bandara komersial karena letaknya yang strategis, yakni berada di perbatasan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan sehingga bisa memangkas waktu perjalanan menjadi lebih cepat serta sudah memenuhi standar untuk menjadi bandara komersial.
Sebelumnya pengelolaan dan pengawasan Gatot Subroto berada di bawah naungan TNI Angkatan Darat yang berfungsi sebagai pangkalan udara TNI AD. Bandara Gatot Subroto memiliki panjang landasan pacu 2.100 meter x 40 meter. B

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *