by

STTKD Jalankan Tridharma Perguruan Tinggi

Taruna/i STTKD

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Jogja tidak hanya berkomitmen menjadi kampus Disiplin dan Center of Excellent saja, tetapi juga berkomitmen membentuk taruna-taruni STTKD memiliki ciri 5T, yaitu Taqwa, Teknokrat, Tanggap, Ranggon, dan Trengginas.
Tidak hanya itu saja, STTKD juga bertekad untuk menciptakan taruna-taruni menjadi generasi hebat yang profesional dan siap kerja sesuai dengan program studi yang mereka pilih.
Wakil Ketua I STTKD Bidang Akademik Erwhin mengatakan bahwa STTKD memiliki enam program studi yang mayoritas sudah terakreditasi BAN-PT peringkat B. Enam program studi tersebut adalah S1 Teknik Dirgantara, D4 Manajemen Transportasi Udara, D3 Aeronautika, D3 Manajemen Transportasi, D1 Pramugari-Pramugara, dan D1 Ground Handling. “Sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik, tugas saya adalah menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Program pendidikan disini menggunakan program pendidikan Pokasi, yaitu dimana yang diutamakan adalah keterampilan, sehingga taruna-taruni STTKD menjadi siap kerja sesuai program pendidikan yang ditempuh,” ungkapnya.

Erwhin Irmawan


STTKD selain menggunakan jasa dosen akademisik juga menggunakan dosen praktisi penerbangan. Dengan adanya dosen tersebut Erwhin berharap agar taruna-taruni bisa terlatih secara profesional dan siap kerja. Di samping itu, taruna-taruni STTKD juga dibekali dengan knowledge, skill, dan attitude.
Selain Pendidikan, juga terdapat Penelitian. Menurut Erwhin berkembangnya ilmu pengetahuan itu berawal dari Penelitian. Karena dari penelitian tersebut akan terdapat solusi dari suatu masalah. “Program studi STTKD sendiri yang fokus terhadap penelitian adalah bidang-bidang kedirgantaraan seperti Manajemen Transportasi Udara dan Teknik Aeronautika,” jelasnya.
Sedangkan tugas ketiga dalam Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, dimana Perguruan Tinggi harus ada kontribusi untuk masyarakat, contohnya adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat di kampung seperti di Kulonprogo. “Dengan tiga tugas tersebut, kami berharap taruna-taruni dapat menyerap dan mencerna dengan baik ilmu-ilmu yang mereka peroleh selama di STTKD, tidak hanya memiliki keterampilan tetapi juga memiliki jiwa sosial terhadap lingkungan sekitar,” ujar Erwhin.

Comment

BERITA TERKAIT